Pilpres 2019

Erick Thohir Tak Mau Jokowi-Maruf Amin Bernasib Seperti Mike Tyson

Ia mengingatkan bahwa elektabilitas pasangan nomor urut 01 yang tinggi tak menurunkan semangat untuk bekerja maksimal.

Erick Thohir Tak Mau Jokowi-Maruf Amin Bernasib Seperti Mike Tyson
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Pembukaan rakernas TKN Jokowi-Maruf Amin di Hotel Empire, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018). 

ERICK Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, tak ingin ada sikap jemawa di dalam sanubari para anggota tim pemenangan di seluruh Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa elektabilitas pasangan nomor urut 01 yang tinggi tak menurunkan semangat untuk bekerja maksimal.

Untuk menggambarkan apa yang dimaksudnya, Erick Thohir lalu mengisahkan soal Mike Tyson, legenda tinju dunia dan juara tinju kelas berat di era 1990-an.

Baca: Setia Temani Jenazah Istrinya, Pagi Ini Tak Ada Tangis dari Mata Indro Warkop

Di masa puncak kariernya, Mike Tyson dikenal sebagai petinju terhebat dengan rekor tak terkalahkan.

Kemenangan yang diraihnya pun mayoritas bersifat mutlak karena selalu berhasil meng-KO lawannya. Mike Tyson lalu berhadapan dengan James Buster Douglas. Saat itu, semua mengunggulkan Mike Tyson.

"Tapi ketika Mike Tyson sedang ada di puncak-puncaknya, dia justru kalah KO di ronde ke-10 dari James Buster Douglas," ujar Erick Thohir dalam pidatonya di pembukaan rakernas TKN Jokowi-Maruf Amin di Hotel Empire, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018).

Baca: Setengah Kekuatan Indro Hilang Sejak Istrinya Sakit

"Ini mengingatkan saya, ya benar dari polling yang kita dapatkan, polling kita sangat tinggi. Tetapi kita tak boleh larut. Kita harus terus berbenah dan bekerja sampai kita diputuskan sebagai pemenang," tutur Erick Thohir yang disambut tepuk tangan peserta rapat pembukaan.

Kata dia, rakernas ini merupakan langkah awal merapatkan barisan, konsolidasi, sekaligus mempertajam cara merealisasikan visi misi Jokowi-Maruf Amin.

Katanya, ajang ini akan memastikan bahwa seluruh anggota tim pemenangan menjalankan kampanye yang cerdas, bebas hoaks, bebas kebohongan, dan bebas kampanye hitam.

"Dalam memenangkan pemilu saat ini, kita akan menonjolkan rekam jejak capres-cawapres kita. Gagasan, inovasi, prestasi, untuk satu tujuan Indonesia maju," paparnya. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved