Selama Enam Jam Diperiksa, Penyidik Tanyakan 75 Hal ke Ahmad Dhani

Ahmad Dhani menjalani pemeriksaan dugaaan kasus penipuan dan penggelapan selama kurang lebih 6 jam di gedung Ditreskrimum

Selama Enam Jam Diperiksa, Penyidik Tanyakan 75 Hal ke Ahmad Dhani
Instagram @ahmaddhaniprast
Ahmad Dhani berfoto bersama dua personel TNI di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (24/10/2018). 

Musisi Ahmad Dhani menjalani pemeriksaan dugaaan kasus penipuan dan penggelapan selama kurang lebih 6 jam di gedung Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Rabu (24/10/2018).

Selama pemeriksaan, dia dicecar sebanyak 75 pertanyaan oleh penyidik. Didampingi kuasa hukumnya, pentolan grup Band Dewa 19 itu keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 22.45 WIB.

"Ada 75 pertanyaan yang diberikan penyidik," kata kuasa hukum Ahmad Dhani, Kristiawanto. Pertanyaan penyidik, menurutnya, seputar proses dan kronologi utang piutang kliennya dengan pelapor atas nama Zaini Ilyas warga Sidoarjo Jawa Timur.

"Dijawab semua dengan baik sama Ahmad Dhani sesuai dengan fakta apa adanya," jelas Kristiawanto.

Sepanjang pemeriksaan, Ahmad Dhani mengaku diperlakukan dengan baik oleh penyidik. Advertisment "Dikasih makan, dikasih minum. Istirahatnya 1 sampai 2 jam," kata suami artis Mulan Jameela itu.

Dia berharap, polisi memandang kasusnya tersebut secara proporsional dan adil. "Karena menurut saya pribadi, kasus ini tidak ada unsur pidananya. Itu pendapat saya pribadi lho," jelas Dhani.

Ahmad Dhani dilaporkan oleh seseorang bernama Zaini Ilyas, warga Sidoarjo, Jawa Timur, karena dianggap tidak melakukan kewajiban membayar sisa utang sebesar Rp 200 juta.

Utang piutang tersebut terjadi pada 2016 lalu. Saat itu, Dhani meminjam uang sebesar Rp 400 juta untuk keperluan investasi properti di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dengan perantara Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diperiksa 6 Jam, Ahmad Dhani Dicecar 75 Pertanyaan Soal Utang Rp 400 Juta",
Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Khairina

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved