Parkir Liar

Parkir Sembarangan di Tangerang, Ini Sanksi yang Diberikan Kepada Pelanggar Parkir

"Dalam operasi kami sampaikan bahwa parkir atau berhenti di marka jalan letter P dan letter S akan dikenakan sanksi."

Parkir Sembarangan di Tangerang, Ini Sanksi yang Diberikan Kepada Pelanggar Parkir
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi petugas Suku Dinas Perhubungan menindak mobil yang parkir sembarangan dengan cara mencabut pentil ban mobil. 

WARTA KOTA, TANGERANG --- Kendaraan bermotor yang parkir sembarangan bakal dikenakan sanksi petugas.

Sanksi yang diterapkan antara lain penggembosan ban, pencabutan penting, dan kendaraan bermotor akan dirantai.

Penerapan sanksi itu dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang kepada pengendara kendaraan bermotor yang parkir sembarangan.

Upaya pemberian sanksi itu sesuai  Peraturan Wali Kota (Perwal) No 43 tahun 2017 tentang larangan parkir di sembarang tempat.

Baca: Kawasan Masjid Akbar Kini Bebas PKL dan Parkir Liar

Kasie Pengendalian dan Penertiban Lalu Lintas Angkutan Jalan Dishub Kota Tangerang, Haryana menjelaskan, pihaknya rutin menyampaikan aturan larangan parkir di sembarang tempat.

Menurut dia, sesuai Perwal No 47 tahun 2017 melalui penindakan yang dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri atas aparat kepolisian, TNI dan Garnisun.

"Dalam operasi kami sampaikan bahwa parkir atau berhenti di marka jalan letter P dan letter S akan dikenakan sanksi," ujar Haryana kepada Warta Kota, Rabu (24/10/2018).

Dia menambahkan,  terdapat enam lokasi jalan protokol yang menjadi sasaran operasi. Di antaranya Jalan di Pasar Babakan, jalan kawasan Mal Tangcity, Jalan Tanah Tinggi, Taman potret, Taman gajah, dan Robinson.

Operasi rutin dilakukan jajarannya untuk memberi dampak menurunnya jumlah pengendara yang terjaring sanksi.

Baca: Jalan Kecil jadi Tempat Parkir Liar, Warga Jadi Kesulitan ke Puskesmas Slipi

"Kalau pengendara motor saja bisa sampai seratus (pelanggaran), mobil tiga puluh setiap sekali operasi," ucapnya.

Perwal mengatur  sanksi berupa penderekan dan penggembosan ban, pencabutan pentil, sampai dengan perantean.

Namun, peraturan tersebut tidak seperti daerah lain yang memiliki hukuman menjerakan kepada pelanggar parkir berupa denda pembayaran.

"Kami harap sanksi yang diterapkan saat ini dapat memberikan kesadaran pengendara untuk mematuhi aturan sehingga menunjang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," kata Heryana.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved