Rizal Ramli Laporkan Dugaan Korupsi Impor Pangan ke KPK

Rizal Ramli yang tiba sekira pukul 09.07 WIB mengatakan, kasus impor pangan sangat merugikan, khususnya petani.

Rizal Ramli Laporkan Dugaan Korupsi Impor Pangan ke KPK
TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
Rizal Ramli ditemani beberapa pengacara, bertandang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/10/2018). 

MANTAN Menko Kemaritiman Rizal Ramli ditemani beberapa pengacara, bertandang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/10/2018).

Ditemani beberapa pengacara, Rizal Ramli bakal melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di dalam impor pangan.

Rizal Ramli yang tiba sekira pukul 09.07 WIB mengatakan, kasus impor pangan sangat merugikan, khususnya petani.

Baca: Zulkifli Hasan Setuju Dana Saksi Pemilu Dibiayai APBN

"Hari ini kami dan tim lawyer datang ke KPK mengadukan adanya dugaan tindak pidana korupsi di dalam impor pangan," ucap Rizal Ramli di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

"Impor pangan ini sangat merugikan bangsa kita, terutama petani, konsumen, dan ada dugaan tindak pidana korupsi," sambungnya.

Namun, pria yang datang dengan mengenakan kemeja biru muda dibalut jas biru tua itu, belum bisa memberitahukan pihak terlapor.

Baca: Baru Berumur Tujuh Bulan, Kejari Tangsel Sudah Sidangkan 200 Kasus Narkoba

"Oleh karena itulah kami akan melaporkan kepada KPK, memberikan bahan-bahan yang diperlukan untuk KPK mengambil tindakan lebih lanjut," ujar Rizal Ramli.

Ia pun kembali mengingatkan kasus serupa yang menimpa Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Sebetulnya kasus impor pangan ini sudah sering terjadi. Kasus Ketua Umum PKS, kasus macam-macam lagi, ketua DPD itu kan semua terkait di dalam impor pangan," terangnya.

"Karena nilainya puluhan kali dari permainan impor pangan dari kasus PKS yang ketuanya dapat hukuman 16 tahun," sambung Rizal Ramli. (Ilham Rian Pratama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved