Pilpres 2019

Jokowi Wanti-wanti Jubir Tim Suksesnya Jangan Lakukan Politik Kebohongan, Sangat Berbahaya Katanya

Jokowi mengaku telah meminta satu per satu para jubir TKN tidak berpolitik secara berbohong.

Jokowi Wanti-wanti Jubir Tim Suksesnya Jangan Lakukan Politik Kebohongan, Sangat Berbahaya Katanya
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (13/10/2018). 

CALON Presiden Joko Widodo m‎eminta juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) tidak melakukan politik kebohongan dalam kontestasi Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat mengumpulkan jubir dan influencer TKN capres Jokowi dan cawapres Maruf Amin, sekitar dua jam di Hotel Santika Bogor, Jawa Barat, Senin (22/10/2018) malam.

"Intinya saya ingin memastikan jangan sampai jubir maupun‎ influencer tim kami melakukan politik kebohongan, saya sampaikan jangan," tegas Jokowi.

Baca: PAN: Polisi akan Menyesal Panggil Amien Rais

Untuk memastikan para jubir TKN seusai arahan tersebut, Jokowi mengaku telah meminta satu per satu para jubir TKN tidak berpolitik secara berbohong.

"Saya ingin pastikan satu-satu, jangan, jangan (lakukan politik kebohongan), saya ulang-ulang begitu saja," ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, pesta demokrasi yang berlangsung lima tahun sekali harus mencerdaskan masyarakat, dan membawa kematangan masyarakat dalam memahami politik.

Baca: Pemprov Sumbar Kirim Rendang 1 Ton untuk Pengungsi Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

"Sering saya sampaikan, adu ide, gagasan, program, prestasi, rekam jejak, itu yang masyarakat harus mulai. Kita bawa ke arah itu, jangan perpolitikan kita dibanjiri politik kebohongan, berbahaya sekali," papar Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi telah menyampaikan agar partai politik yang mendukung dalam kontestasi Pilpres 2019, tidak melakukan politik kebohongan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri peringatan HUT-54 Partai Golkar di JiExpo, Jakarta, akhir pekan kemarin.

"Kita harus akhiri politik kebohongan, politik yang merasa benar sendiri, dan mari perkuat politik pembangun, politik kerja, politik berkarya, pembangunan bangsa, untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ajak Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved