Provinsi Banten Juara I Pos Pelayanan Teknologi 2018 Tingkat Nasional

Provinsi Banten jadi Juara I Lomba Pos Pelayanan Teknologi 2018 Tingkat Nasional dan Juara Harapan I Lomba Inovasi Tingkat Nasional.

Provinsi Banten Juara I Pos Pelayanan Teknologi 2018 Tingkat Nasional
Istimewa
PROVINSI Banten dinobatkan jadi Jjuara I Pos Pelayanan Teknologi 2018 Tingkat Nasional. 

GUBERNUR Banten Wahidin Halim selalu menegaskan, bahwa Banten harus berubah dan bisa berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Tekad tersebut mulai membuahkan hasil pada Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018 di Bali.

Provinsi Banten kembali menunjukkan prestasinya pada akhir pekan lalu di Bali. Provinsi Banten dinobatkan sebagai Juara I Lomba Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) tahun 2018 tingkat nasional dan Juara Harapan I Lomba Inovasi Tingkat Nasional.

Bersamaan dengan itu, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim sebagai kepala daerah yang melakukan pembinaan terhadan inovator Teknologi Tepat Guna dan Posyantek Berprestasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa , Enong Suhaeti menjelaskan piagam Juara I diserahkan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Kementrian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Taufik Madjid, dalam acara Rakornis dan Lokakarya Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Bali.

Enong menerangkan, Pemprov Banten mengirimkan Posyantek Al-Ikhlas, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon dalam lomba tingkat nasional tersebut. Posyantek Al-Iklas merupakan Juara I Lomba Posyantek Tingkat Provinsi Banten.

"Alhamdulillah, bisa jadi Juara I,” kata Enong Suhaeti, Senin (22/10/2018).

Selain itu, tambah Enong, Provinsi Banten juga mendapatkan Juara Harapan I Lomba Inovasi Tingkat Nasional. Alat yang adalah

Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan arah mata angin (PLTS).

Alat ini ditemukan oleh Ofani dan Mustakim dari Kabupatn Serang. Dan, pada Gelar Teknologi Tepat Guna tahun 2018 tersebut, Provinsi Banten juga mendapatkan Juara Harapan I Lomba Stand TTG terbaik.

“Pada Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018, Banten meraih empat penghargaan dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia,” tutur Enong.

Menurut dia, prestasi tersebut berkat dukungan penuh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, serta berkat kerja keras semua pihak. Terutama tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Banten dan kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Pemberian penghargaan Juara Posyantek Tingkat Nasional diberikan dalam rangkaian kegiatan Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna di Bali. Kegiatan tersebut, dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Bali 19 Oktober 2018 lalu.

Saat itu, dari Provinsi Banten hadir Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Hj. Enong Suhaeti, Bupati/Wali Kota se-Provinsi Banten, dan para Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa se-Provinsi Banten.

Berbagai Penilaian

Kepala Bidang Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Teti Elwati menambahkan terhadap Posyantek Al-Ikhlas panitia pusat telah melakukan berbagai penilaian.

Adapun unsur penilaian tersebut, yaitu kelengkapan andministrasi kelembagaan, keberadaan kantor, memiliki kantor sendiri, keorganisasian, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi, surat keputusan walikota tentang pendirian Posyantek, struktur organisasi, pembinaan terhadap anggota dalam memanfaatkan Teknologi Tepat Guna yang dihasilkan, serta sejauh mana pembinaan kelompok binaan posyantek dalam mengembangkan teknologi dan pemasaran produknya sehingga berdampak pada perkembangan ekonomi masyarakat.

Selain itu, tutur Teti, yang tidak kalah penting adalah sejauh mana posyantek melibatkan banyak pihak dalam pengembangan teknologi. Teti juga menjelaskan, Posyantek adalah Pos Pelayanan Teknologi yang tersebar di setiap kecamatan di Indonesia.

Hal utama dari Posyantek adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah kecamatan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG).

Dalam aktivitasnya, Posyantek memiliki berbagai kegiatan yang antara lain terkait dengan memberikan layanan teknis, informasi, dan promosi tentang berbagai jenis TTG kepada masyarakat.

"Meningkatkan kualitas dan kuantitas berbagai jenis produk yang dihasilkan Usaha Kecil dan Menengah di Masyarakat (UKM) serta menjadi jembatan masyarakat sebagai pengguna TTG dalam rangka pemanfaatan TTG," papar Teti.

Selain prestasi dalam Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018, Provinsi Banten menyumbangkan pentas kesenian tarian Rampak Bedug dan Debus melalui Badan Penghubung Provinsi Banten pada Penutupan Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018, Minggu malam, 21 Oktober 2018.

“Pentas tersebut disambut riuh peserta,” ungkapnya. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved