Diskotek Old City Ditutup Sementara Satpol PP DKI

Diskotek Old City yang berada di Jalan Kali Besar Barat, Roa Melaka, Tambora, Jakarta Barat resmi disegel sementara oleh Satpol PP DKI.

Diskotek Old City Ditutup Sementara Satpol PP DKI
Istimewa
Diskotek 'Old City' yaitu di Jalan Kalibesar Barat RT 07/03, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, Senin (23/4/2018) sekitaran 02.00 WIB. 

DISKOTEK Old City yang berada di Jalan Kali Besar Barat, Roa Melaka, Tambora, Jakarta Barat resmi disegel atau ditutup sementara oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.

Dari pantauan Warta Kota, penyegelan berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB yang dilakukan oleh belasan personel.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP DKI Harry Apriyanto mengatakan penyegelan berdasarkan Surat Tugas Nomor 308/1.757.

"Berdasarkan surat tugas Kasatpol PP nomor 308/1.757 tanggal 22 Oktober 2018 telah melakukan kegiatan penutupan usaha sementara. Nama usaha PT Progres Karya Sejahtera Old City. Jenis usaha bar diskotek public house karaoke dan karaoke eksekutif," ujar Harry di lokasi, Senin (22/10/2018).

Penutupan ditandai dengan membentangkan Satpol PP line dan menempelkan stiket penutupan sementara yang ditempel di dinding dan pintu masuk.

Diakotek Old City ditutup karena diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2015 dan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 18 tahun 2018 pasal 38 ayat 2 huruf K junto pasal 54 ayat 1 serta Pasal 57 ayat 1 dan ayat 3 tentang narkoba, perdagangan manusia dan prostitusi.

Diketahui pada Minggu (21/10/2018) telah terjaring 52 pengunjung Old City yang positif menggunakan narkoba yakni 19 wanita dan 33 orang pria.

"Penutupan sementara ini tujuannya pertama agar kejadian yang kemarin tidak terulang dan sesuai dengan peraturan daerah di pergub 18/3018 pasal 57 disitu kami bisa menutup sementara dalam rangka penyidikan lebih lanjut oleh PPNS atau kepolisian," ungkap Harry.

Namun hingga saat ini Tanda Daftar Usaha Pariwisata Diskotek Old City belum dicabut hingga penyidikan selesai.

"Kita nunggu sampai izinnya dicabut kalau memang terbukti bersalah izinnya dicabut baru kita lakukan penutupan permanen," papar Harry.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved