Denmark Terbuka 2018

Hendra/Ahsan Akui Bola Pengembalian Kevin/Marcus Sulit Diatasi

Hendra/Ahsan mengakui kalau Kevin/Marcus lebih unggul dan lebih cepat. Bola-bola pengembalian Kevin/Marcus juga menyulitkan.

Hendra/Ahsan Akui Bola Pengembalian Kevin/Marcus Sulit Diatasi
PBSI
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon 

HENDRA Setiawan/Mohammad Ahsan gagal mengatasi junior mereka Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di turnamen bulu tangkis Denmark Terbuka 2018.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menyerah dua game langsung 21-18, 24-22 dalam waktu 31 menit.

Kevin/Marcus kian unggul dengan skor 4-2 dalam catatan rekor pertemuan dengan Hendra/Ahsan.

"Kami sudah berusaha maksimal, kami akui mereka lebih unggul, lebih cepat. Bola-bola pengembalian mereka juga menyulitkan," sebut Ahsan dikutip dari laman resmi PBSI.

"Kalau ketemu mereka ya coba lagi, mungkin defense kami harus diperbaiki, harus lebih rapat. Sebetulnya permainan kami di game kedua sudah mulai jalan. Kami merasa hasil sampai semifinal sudah lumayan, paling tidak kami bisa melawan yang jauh lebih muda," kata Hendra.

Kevin/Marcus begitu menguasai permainan di awal game pertama, mereka unggul jauh 11-4 di interval game pertama.

Baca: Kevin/Marcus ke Final Usai Taklukkan Hendra/Ahsan

Namun pertarungan berlangsung sangat seru di game kedua. Kevin/Marcus yang sudah unggul jauh 16-10, balik di bawah tekanan saat Hendra/Ahsan menyusul 16-16.

Saat unggul 20-18, Hendra/Ahsan justru tak dapat menyelesaikan permainan dan Kevin/Marcus yang tampil menekan, akhirnya menyamakan kedudukan hingga terpaksa terjadi adu setting dan akhirnya memenangkan pertandingan.

"Hendra/Ahsan adalah pemain yang berpengalaman, kami bisa kehilangan hilang berapa poin beruntun dan mereka bisa menyusul banyak sekali poinnya," kata Marcus.

"Waktu di game kedua itu ada rasa tegang juga, sempat kepikiran akan kehilangan game kedua. Tapi poin belum 21, masih ada kesempatan dan akhirnya dapat satu demi satu poin," tambah Marcus.

Menurut Kevin, kunci kemenangan mereka adalah tetap fokus di poin kritis dan terus menerapkan pola bermain mereka.

"Kami lebih unggul dari segi kecepatan, jadi lebih sering duluin mereka terus," tambah Kevin.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved