Terungkap Usulan Dana Hibah Kemitraan Digunakan Program OK OCE

Info terakhir, pengajuan dana kemitraan itu tidak cair karena beberapa hal yang terjadi di DKI.

Terungkap Usulan Dana Hibah Kemitraan Digunakan Program OK OCE
Warta Kota/Muhammad Azzam
Deretan truk sampah DKI Jakarta tertahan di Jalan Raya Sudirman dan Ahmad Yani, usai pintu keluar Tol Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (17/10/2018). 

Kepala Bidang (Kabid) Analisis Pembangunan, Perencanaan Program, Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan (AP3EP), Marlina Lucianawati Bidang Pendaraan dan Evaluasi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bekasi, Marlina mengatakan, usulan dana hibah sebesar Rp 1,1 triliun kepada DKI Jakarta pada 2017 lalu dipastikan tidak cair.

"Info terakhir, pengajuan dana kemitraan itu tidak cair karena beberapa hal yang terjadi di DKI," kata Marlina di di Kantor Bappeda, Jumat (19/10/2018).

Menurutnya, dana hibah yang cair pada tahun 2018 yaitu hibah kompensasi Bantar Gebang senilai Rp 196 miliar dari yang diusulkan senilai Rp 267 miliar.

"Jadi, tahun ini, yang cair itu dana hibah kompensasi bau, bukan hibah kemitraan," ucapnya.

Menurut Marlina, kala itu, alasan DKI tidak bisa mencairkan dana kemitraan karena membutuhkan biaya besar, ditambah lagi pengeluarga dana untuk persiapan Asian Games.

"Saya ingat, ketika pertemuan itu ada Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, mereka bilang tidak karena tidak ada uangnya. Dipakai program OK OCE sama persiapan Asian Games," jelasnya.

Marlina mengatakan, tahun ini, kembali mengajukan dana hibah baik kemitraan maupun dana hibah kompensasi untuk tahun 2019.

Untuk dana kemitraan diusulkan hingga Rp 582 miliar, sedangkan dana hibah kompensasi sebesar Rp 426 miliar.

Jika ditotal, nilainya mencapai Rp 1 triliun.

"Kami sudah usulkan sejak Mei lalu. Semoga angkanya bisa sesuai dengan usulan kami," kata dia.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved