Kelurahan Pekojan Buat Mini Lokakarya Untuk Ukur Layanan Kesehatan

Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, menggelar mini lokakarya triwulan, Kamis (18/10/2018).

Kelurahan Pekojan Buat Mini Lokakarya Untuk Ukur Layanan Kesehatan
HAMDI PUTRA
Acara mini lokakarya kesehatan di Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (18/10/2018). 

DALAM rangka peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, menggelar mini lokakarya triwulan, Kamis (18/10/2018).

Kepala Puskesmas Kelurahan Pekojan 02, Dokter Irma menekankan pentingnya mini lokakarya sebagai wadah komunikasi, koordinasi dan umpan balik lintas sektoral mengenai kesehatan masyarakat dan lingkungannya.

Pembahasan dalam acara mini lokakarya adalah seputar evaluasi kinerja puskesmas berdasarkan indikator kinerja standar pelayanan minimal kesehatan. Tidak hanya itu, capaian apa saja yang telah diraih serta masalah atau hambatan yang ditemui juga menjadi topik perbincangan.

"Kita dengarkan masukan-masukan dari masyarakat dan ini akan menjadi bahan evaluasi serta pertimbangan dalam penyusunan program kesehatan berikutnya," ujar Dokter Irma kepada Warta Kota di kantor Kelurahan Pekojan.

Tanggapan dan dukungan dari lintas sektoral dianggap penting untuk meningkatkan pelayanan puskesmas. Kesehatan bukan hanya sekadar masalah penyembuhan, tapi juga upaya pencegahannya.

"Seperti yang dibilang, Pekojan sehat. Itu target kita. Masyarakat di sini sehat dan indikator-indikator kinerja bidang kesehatan juga dapat terpenuhi. Lebih dari itu tentunya kita menginginkan adanya peningkatan kualitas layanan dan kesehatan masyarakat serta lingkungannya," tutur Dokter Irma.

Menurut Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, mini lokakarya berdampak terhadap peningkatan kualitas kesehatan bayi, ibu hamil dan lansia di wilayahnya. Titik-titik rawan penyakit dapat diminimalisir melalui keterlibatan dan peran semua pihak.

"Alhamdulillah untuk penyakit DBD menurun drastis. Teman-teman Jumantik melakukan pemantauan melalui Jumat keliling dan perbaikan kualitas lingkungan juga baik. Kesehatan bayi dan ibu hamil semakin bagus," ucap Tri Prasetyo Utomo.

Dibalik pencapaian itu, Kepala Puskesmas Kelurahan Pekojan 02, Dokter Irma mengakui masih terdapat beberapa hambatan atau masalah dalam mewujudkan masyarakat dan lingkungan yang sehat.

"Angka penjaringan kasus penyakit paru-paru itu masih rendah, angka screening lansia usia 60 tahun ke atas itu juga masih rendah. Kemudian screening pasien hipertensi dan diabetes melitus juga masih rendah serta cakupan pemeriksaan dini kanker serviks itu juga. Itu yang sekarang kita upayakan solusinya bersama-sama untuk memecahkan permasalahan tersebut," ucap Dokter Irma.

Sejalan dengan kegiatan rapim di tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat, Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo akan mengupayakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan semaksimal mungkin.

"Kita targetkan pencapaian ini semaksimal mungkin. Mendorong peningkatan derajat kesehatan dan menekan penyebaran penyakit menular," katanya.

Penulis:
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved