Cukup Kirim WhatsApp Bisa Ikut Kejar Paket A B C Gratis di Yayasan Teddy Yulianto

Setelah mendaftar, akan kami beritahu waktu mengikuti program Kejar Paket A, B, dan C ini.

Cukup Kirim WhatsApp Bisa Ikut Kejar Paket A B C Gratis di Yayasan Teddy Yulianto
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kegiatan PKBM untuk penyetaraan jenjang pendidikan. 

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Starisa School Yayasan Teddy Yulianto membuka pendaftaran untuk masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan.

PKBM di bawah Yayasan Teddy Yulianto ini membuka pendaftaran untuk mengikuti program Kejar Paket A, B, dan C.

Teddy Yulianto, pendiri Yayasan Teddy Yulianto mengatakan, untuk sementara, program ini diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Pesanggrahan, Cilandak, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, dan Setiabudi, yang keseluruhannya berada di wilayah Pemkot Jakarta Selatan.

"Kami mengawalinya di lima wilayah di Jaksel. Insya Allah selanjutnya diadakan juga untuk wilayah lainnya di Jakarta," kata Teddy Yulianto, saat ditemui di PAUD Flying Star, Jalan Manunggal, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Bagi masyarakat yang ingin menjadi peserta syaratnya sangat mudah.

Pertama, mendaftarkan atau meregistrasikan diri melalui aplikasi pesan WhatsApp ke nomor 085888666531 dengan melampirkan Kartu Keluarga dan KTP.

"Setelah mendaftar, akan kami beritahu waktu mengikuti program Kejar Paket A, B, dan C ini," jelas Teddy.

Teddy menegaskan, masyarakat yang mengikuti kejar Paket A, B dan C ini tidak dikenai biaya sepeser pun alias gratis sampai lulus dan menerima ijazah.

Teddy menambahkan, saat ini peserta dari Kejar Paket A, B dan C ada yang merupakan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Pesanggrahan, Jaksel. "Nama petugas PPSU itu Andi Yansyah dan Malik," tuturnya.

Pendiri Yayasan Teddy Yulianto lainnya, Crissinda Sutadisastra mengatakan selain menerima pendaftaran melalui WhatsApp, pihak juga pro aktif mensosialisasikan ke masyarakat dengan cara door to door.

"Di berbagai kesempatan kami selalu memberitahu dan mengajak masyarakat untuk terlibat di program ini. Kami juga meminta kepada masyarakat untuk menyebarkan informasi," ujar Crissinda.

Sebagai informasi, selain PKBM Starisa, Yayasan Teddy Yulianto juga memiliki program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diberi nama Flying Star. Kata Crissinda, saat ini sekitar 20 anak-anak dari keluarga tidak mampu belajar di tempatnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved