VIDEO: Pakai Hijab Hitam ke Persidangan, Roro Fitria Menangis Ceritakan Ibundanya

"Pastinya saya sedih... Ini persidangan saya yang pertama tanpa mamah. Biasanya saya terus didampingin sama mamah setiap sidang," kata Roro

Pemain film Roro Fitria kembali menjalani persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).

Roro Fitria menjalani persidangan dengan agenda duplik. Menggunakan kerudung hitam dan kemeja putih, Roro yang tiba di gedung Pengadilan sekitar pukul 13.20 WIB itu langsung menangis, ketika bertemu awak media.

Sambil berjalan menuju ruang tunggu tahanan yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat turunnya dari jemputan tahanan menuju ruang tunggu tahanan, Roro Fitria mengutarakan perasaannya yang baru saja kehilangan ibunda tercinta, Retno Winingsih.

"Pastinya saya sedih... Ini persidangan saya yang pertama tanpa mamah. Biasanya saya terus didampingin sama mamah setiap sidang," kata Roro Fitria dengan menitihkan air mata.

Roro mengaku tidak bisa melewati hari-harinya tanpa adanya sang ibunda di sisinya. Terlebih untuk melewatkan persidangan, dalam kasus narkotikanya itu.

"Sangat berat buat saya, walaupun saya sudah ikhlas ditinggalkan mamah biar saya tenang dan siap menghadapi sidang hari ini, tapi tidak bisa," ucap Roro Fitria.

Diberitakan sebelumnya, ibunda Roro Fitria, Retno Winingsih meninggal dunia pada Senin (15/10/2018), setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sebelum meninggal dunia, Retno Winingsih pada Minggu (14/10/2018) malam sempat mengalami sesak nafas. Ketika sesak, pihak keluarga membawa Retno Winingsih ke RS Fatmawati.

Roro Fitria tidak ada mendampingi detik-detik masa hidup ibundanya, lantaran ia harus menjalani kehidupan di balik jeruji besi atas kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya.

Retno Winingsih dimakamkan di Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (16/10/2018). Roro mendapatkan izin dari Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Kejaksaan, dan Pengadilan untuk ikut memakamkan ibundanya.

Roro pun tidak berangkat sendiri. Ia mendapatkan pengawalan ketat, ia didampingi oleh tim Kejaksaan dan Kepolisian, ketika berangkat ke Sleman, DI Yogyakarta. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved