Penjualan Motor Tahun Ini Diperkirakan Tembus 6 Juta Unit

Perkiraan total pasar tahun ini menurut AISI dapat mencapai 6,2 juta sampai 6,3 juta unit.

Penjualan Motor Tahun Ini Diperkirakan Tembus 6 Juta Unit
Istimewa
AEROX 155 VVA Movistar Yamaha MotoGP Livery 

Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia ( AISI) mengungkapkan prediksi mereka terhadap pasar roda dua hingga akhir tahun.

Meski saat ini kondisi perekenomian dipengaruhi nilai kurs mata uang, namun AISI memperkirakan hasil positif.

"Di pasar domestik dengan kebutuhan ekonomi saat ini yang mampu meningkatkan daya beli, kami yakin pasar akan lebih baik dari tahun lalu. Pasar sudah empat tahunan menurun namun tahun lalu bisa mencapai 5,9 juta unit," ungkap Ketua Umum AISI Johannes Loman saat ditemui di Jakarta, Senin (15/10/2018).

"Kami sampaikan hingga September tahun ini penjualan roda dua sudah mencapai 4,7 juta unit," tambah Loman.

Loman mengungkapkan pencapaian tersebut membuat AISI yakin pencapaian tahun ini dapat melebihi tahun lalu.

Perkiraan total pasar tahun ini menurut AISI dapat mencapai 6,2 juta sampai 6,3 juta unit.

Beberapa hal yang membantu peningkatan pasar sepeda motor ini antara lain daya beli masyarakat yang relatif baik.

Selain itu harga komoditi di pasaran berangsur membaik yang menyebabkan pembeli di luar pulau Jawa meningkat. Situasi ini ditambah dengan beragam produk terbaru dari produsen yang meluncur ke pasar.

Rangsangan ini membuat kenaikan permintaan di pasar domestik terus terjaga. "Jadi kalau dibandingkan dengan tahun lalu yang 5,9 juta, ini hasil yang menggembirakan bagi industri sepeda motor. Ini membuat produsen juga terpicu untuk melakukan inovasi dan teknologi menjawab kebutuhan masyarakat. Saat ini dengan semakin baiknya infrastruktur dan gaya hidup membuat masyarakat membutuhkan sepeda motor bukan hanya untuk aktivitas semata," ucap Loman.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AISI Prediksi Pasar Sepeda Motor 2018 Tembus 6 juta Unit",
Penulis : Setyo Adi Nugroho
Editor : Agung Kurniawan

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved