BNN Bongkar Empat Kasus Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Asal Malaysia, Dua Anggota TNI Jadi Kurir

Dari pengungkapan tersebut, BNN mengamankan 17 tersangka, dua di antaranya dua anggota TNI yang bertugas sebagai kurir.

BNN Bongkar Empat Kasus Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Asal Malaysia, Dua Anggota TNI Jadi Kurir
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
BNN mengungkap empat kasus penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi asal Malaysia, yang direncanakan diedarkan ke beberapa wilayah di Indonesia. 

BADAN Narkotika Nasional (BNN) mengungkap empat kasus penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi asal Malaysia, yang direncanakan diedarkan ke beberapa wilayah di Indonesia.

Dari pengungkapan tersebut, BNN mengamankan 17 tersangka, dua di antaranya dua anggota TNI yang bertugas sebagai kurir.

Deputi Pemberatasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, narkotika tersebut rencananya hendak diedarkan di empat titik berbeda, seperti Cilegon, Jakarta, Merak, dan Tarakan.

Baca: Berikan Bonus kepada Atlet Asian Para Games 2018, Jokowi: APBN yang Keluar Jadi Lebih Banyak

"Dalam pengungkapan ini, kami mengamankan sabu seberat 14,6 kilogram yang dikemas dalam bentuk bungkus teh dan kemasan makanan, dan ekstasi sebanyak 63.573 butir bentuk diamond berwarna orange. Ini kualitas yang cukup baik," ungkap Arman Depari, Selasa (16/10/2018).

Untuk kasus di Cilegon, kata Arman Depari, pihaknya mengamankan dua anggota TNI yang bertugas sebagai kurir. Dua anggota Kodam I Bukit Barisan itu kedapatan membawa masuk ekstasi sebanyak 65 ribu butir.

"Kedua oknum itu Kopda ED, dan Praka RD, ditangkap di sebuah agen Bus ALS di Cilegon, kini keduanya sudah diamankan oleh Polisi Militer," jelasnya.

Baca: Romo Franz Magnis Suseno: Silakan Kritik Pemerintah, Tapi Jangan Pakai Hoaks

Penangkapan itu menurutnya merupakan hasil operasi BNN dari pertengahan September hingga Oktober 2018, di mana pihaknya bekerja sama dengan TNI dalam menangkap kedua tersangka.

Arman Depari juga menyebut, masuknya ribuan butir ekstasi selama ini dikendalikan narapidana di Lapas Salemba bernama Me'eng.

BNN bersama Subdit Narkotika Bea Cukai pusat juga meringkus M (25), di pertigaan lampu merah jalan Setia Budi, Medan, Sumatera Utara, saat mengendarai becak motor (bentor). Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua bungkus sabu seberat 2 kilogram. Selanjutnya aparat juga mengamankan AG.

Baca: Jokowi Pastikan Harga Premium Tak Naik Dalam Waktu Dekat

BNN juga menyita sebuah mobil colt diesel di pintu keluar tol Cikupa, Tangerang. Berdasarkan penggeledahan yang dilakukan petugas dengan bantuan unit K-9, ditemukan tiga bungkus teh Cina berwarna hijau berisi 3 kilogram sabu.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved