Kawasan PPKK Bakal Jadi Kawasan Percontohan

Sukses membebaskan kawasan Masjid Akbar dari PKL dan parkir liar, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran menargetkan kawasan menjadi percontohan.

Kawasan PPKK Bakal Jadi Kawasan Percontohan
Warta Kota/Dwi Rizki
Direktur Pemberdayaan Kawasan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK), Cecep Ferdy Firdaus Nugraha 

SUKSES membebaskan kawasan Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat dari Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) menargetkan kawasan menjadi percontohan DKI Jakarta.

Tidak hanya bebas PKL dan parkir liar, perkantoran dan hunian serta pusat perbelanjaan akan terintegrasi dengan angkutan umum.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pemberdayaan Kawasan PPKK, Cecep Ferdy Firdaus Nugraha.

Cecep menyebut pihaknya telah menyiapkan perencanaan penataan kota.

Penataan meliputi penertiban PKL di kawasan Masjid Akbar, Jalan Haji Ung serta sejumlah kawasan JIExpo.

Selain itu, penertiban permukiman liar di kawasan Hutan Kota PPKK Kemayoran serta Blok B1 atau dulu dikenal sebagai Gang Laler di Jalan Kemayoran Gempol, sebelah gedung Mapolres Jakarta Pusat yang tengah dibangun saat ini.

"Bukan digusur, tapi akan kita geser. PKL-nya tetap akan bisa jualan, tapi bukan di Masjid Akbar atau Jiung (Haji Ung). Kita masih siapkan lokasi PKL, nantinya ada di lahan kosong di Jalan Angkasa. Kalau hunian, kita sudah komunikasi dengan Kementerian Perumahan untuk pembangunan rusunawa, jadi mereka yang tinggal liar bisa pindah," ungkapnya ditemui di kantor PPKK pada Minggu (14/10/2018).

Bukan hanya itu, penghuni rusun katanya juga akan diperkerjakan, sehingga mereka mampu mandiri dan dapat menata hidupnya.

"Jadi ini solusi agar mereka tidak kembali menghuni liar lagi, hidup pakai seng dan terpal, kasihan," imbuhnya.

Bersamaan dengan rencana tersebut, pihaknya tengah mengajukan permintaan agar PT Transjakarta dapat menetapkan trayek lintas Kemayoran yang menghubungkan Stasiun Kemayoran dan Stasiun Rajawali Selatan.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved