Unggah Oknum Polisi Diduga Calo, Surya Saputra Sebut Augie Fantinus Kena Bumerang

"Jadi Augie tujuannya mungkin ingin melapor supaya ada pembenahan tapi malah jadi bumerang

Unggah Oknum Polisi Diduga Calo, Surya Saputra Sebut Augie Fantinus Kena Bumerang
instagram
Oknum polisi yang diunggah Augie dan diduga menjajakan tiket Asian Para Games 

Artis peran Surya Saputra ikut angkat bicara terkait kasus pecemaran nama baik yang menjerat rekan seprofesinya, Augie Fantinus.

Augie diketahui ditahan lantaran menjadi tersangka setelah mengunggah video polisi diduga calo tiket Asian Paragames dalam akun instagramnya.

Saat dihubungi awak media melalui sbungan telepon, Sabtu (13/10/2018), Surya menilai, hal itu adalah sebuah kesalahpahaman besar.

"Buat saya ini sebuah kesalahpahaman yang besar, waktu itu kan Augie lagi ke Asian Para Games mau nonton, dia liat seorang polisi yang seakan-akan menjual tiket, polisi itu kan sebenarnya untuk melayani dan melindungi," kata Surya.

Lanjut Surya, saat itu Augie mungkin merasa ada yang janggal. Surya berpendapat, video yang dibuat Augie bertujuan untuk adanya pembenahan, namun ternya menjadi bumerang bagi Augie.

"Jadi pemandangan seperti itu tetlihat ganjil bagi Augie, jadi di pikiran Augie mungkin ini oknum kan seseorang yang akan memperburuk citra," ucap Surya.

"Jadi Augie tujuannya mungkin ingin melapor supaya ada pembenahan tapi malah jadi bumerang untuk Augie," sambungnya.

Surya juga menyayangkan kejadian ini menimpa lawan mainnya dalam film Lagi-lagi Ateng itu. Dia berencana akan mengunjungi Augie di Polda Metro Jaya untuk memberi dukungan.

"Jadi Augie nih secara pribadi salah satu seniman yang luar biasa baik dia punya sifat yang positif, selalu ingin membangun, membuat bangga indonesia sayang sekali kejadian seperti ini terjadi sama Augie," ujar Surya.

"Saya hari ini Insya Allah mau ke sana mau memberikan support lah orang baik seperti dia harus diberikan support," imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Surya Saputra Sebut Kasus Augie Fantinus Kesalahpahaman Besar", Penulis : Ira Gita Natalia Sembiring
Editor : Bestari Kumala Dewi

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help