Warga Tangerang Keluhkan Aksi Sopir Angkot yang Sandera BRT

"Yang harus didemo itu supir angkot, dulu grab ditabrak sekarang mau apa lagi dia?, ilangin kalau bisa tuh angkot."

Warga Tangerang Keluhkan Aksi Sopir Angkot yang Sandera BRT
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kendati didemo terus menerus, BRT Kota Tangerang tetap beroperasi. Masyarakat pun lebih memilih moda transportasi ini dibandingkan angkot. 

WARTA KOTA, TANGERANG --- Keberadaan transportasi yang nyaman telah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat perkotaan.

Terlebih untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang terut meningkat, mereka membutuhkan angkutan umum yang nyaman.

Pemerintah dan swasta bersinergi melakukan perbaikan terhadap transportasi umum yang ideal, murah dan nyaman.

Banyak pilihan transportasi yang nyaman dan murah, ditambah kemudahan memiliki kendaraan pribadi, membuat angkotan kota (angkot) semakin  ditinggalkan.

Baca: Hindari Gesekan dengan Sopir Angkot, Polisi Alihkan Rute BRT Koridor 2 Tangerang

Bahkan kondisi angkot pun kian memburuk di Jakarta dan sekitranya. Hal ini juga disebabkan karena munculnya berbagai macam transportasi nyaman dan terjangkau disambut baik masyarakat.

Namun, keberadaan transportasi aman dan nyaman itu menimbulkan 'kecemburuan' para sopir angkot

Mereka menggelar aksi mogok massal. Alasannya, Bus Rapid  Transport (BRT) Koridor 2 rute Terminal Poris Plawad-Cibodas, 'menggulingkan periuk' para sopir angkot.

Namun,  aksi para sopir itu malah membuat masyarakat tidak simpatik terhadap keberadaan angkutan kota tersebut.

Dua hari ini pun viral komentar masyarakat di sosial media bermunculan yang menyayangkan aksi protes sopir angkot tersebut.

Seperti akun atas nama @click.alexi yang menuliskan komentarnya bahwa justru yang berhak didemo dan dibubarin itu sopir angkot.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help