Titik Rawan Pelanggaran PKL Bakal Berkurang Seiring Berubahnya Infrastruktur di Pasar Tanah Abang

Akses keluar dan masuknya penumpang KRL dari dan menuju Stasiun Tanah Abang, di bawah JPM juga akan menjadi fokusnya.

Titik Rawan Pelanggaran PKL Bakal Berkurang Seiring Berubahnya Infrastruktur di Pasar Tanah Abang
Warta Kota/Rangga Bhaskoro
Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, akan dibuka dua arah kembali setelah pengerjaan jembatan Penyeberangan Multifungsi (JPM)Tanah Abang kelar . 

JEMBATAN Penyeberangan Multifungsi (JPM) Tanah Abang mulai bisa digunakan pada Senin (15/10/2018) lusa.

Seiring perubahan infrastruktur, Satpol PP Jakarta Pusat juga akan mengubah pola penjagaan di sepanjang Jalan Jatibaru Raya.

"Tanggal 15 nanti kan baru launching, belum 100 persen pengerjaannya. Tetapi secara bertahap kami juga akan pengendalian pengamanan kawasan di sepanjang Jalan Jatibaru Raya, agar trotoarnya enggak diokupansi pedagang," kata Santoso, Kasie PPNS dan Penindakan Satpol PP Jakarta Pusat saat dikonfirmasi, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Bus Tanah Abang Explorer Kemungkinan Tak Dipakai Lagi Setelah Ada Jembatan Penyeberangan Multifungsi

Santoso menyatakan, saat pedagang direstui untuk berjualan di Jalan Jatibaru Raya, pihaknya menyebar begitu banyak anggota, lantaran banyaknya titik rawan pelanggaran. Apabila JPM sudah rampung pada 30 Oktober 2018, titik konsentrasinya pun juga akan berkurang.

Fokus penjagaan akan dilakukan di tiga titik pintu keluar dan masuk JPM, yakni di dekat Hotel Parmin, Jalan Jatibaru Bengkel, serta di dekat kawasan Blok F.

"Kalau JPM sudah jadi, kan otomatis titik konsentrasinya nanti berkurang. Kami nantinya akan lebih fokus memperbanyak anggota di tiga titik itu," ujarnya.

Baca: Waketum PA 212: Amien Rais Tidak Pernah Berbohong dan Menyebarkan Kebohongan

Akses keluar dan masuknya penumpang KRL dari dan menuju Stasiun Tanah Abang, di bawah JPM juga akan menjadi fokusnya. Personel juga akan diploting di daerah tersebut, untuk membantu Dishub melancarkan arus lalu lintas.

"Kalau penumpang mau keluar dari Stasiun Tanah Abang mungkin akan disediakan akses pintu keluar masuk juga yang mengarah ke bawah JPM. Karena bagaimana pun di depan Stasiun itu ada daerah perumahan warga di seberang Stasiun Tanah Abang. Kami juga akan berjaga di sana nanti, untuk penjagaan dan membantu mengatur lalu lintas serta menyeberangkan warga sekitar," papar Santoso. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved