Tak Jalankan LAHP Ombudsman, Wali Kota Bekasi Terancam Dikenakan Sanksi

"Usulan sanksi itu akan disampaikan ke Departemen Dalam Negeri yang merupakan atasan Walkot."

Tak Jalankan LAHP Ombudsman, Wali Kota Bekasi Terancam Dikenakan Sanksi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi 

WARTA KOTA, BEKASI----- Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi terancam dikenakan sanksi karena tidak kunjung melaksanakan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman.

LAHP tersebut terkait kasus maladministrasi penghentian pelayanan publik di Kota Bekasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Ombudsman perwakilan Jakarta Raya Teguh P Nugroho, Sabtu (13/10/2018).

Teguh mengatakan, dalam temuan penghentian pelayanan publik di Bekasi, Ombudsman menyebutkan sejumlah pejabat Pemkot Bekasi tidak kompeten menjalankan tugasnya.

Baca: Rahmat Effendi Ingin Kewenangan SMA Negeri Ada di Tingkat Kota Bekasi

Sejumlah pejabat publik terbukti mengabaikan kewajiban hukum yang mengakibatkan terhentinya pelayanan publik.

Dalam LAHP itu, Ombudsman meminta Rahmat Effendi memberikan sanksi kepada Inspektur Kota Bekasi, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas, yang dinilai tidak kompeten melaksanakan tugasnya.

"Tapi itu semua belum dijalankan, kami akan rekomendasikan ke pemerintah pusat soal sanksi itu. Tapi sebelumnya kita serahkan dulu LAHP ke Ombudsman pusat untuk ditindaklanjuti sebagai rekomendasi," ujarnya.

Baca: Pertemuan Dedi Mulyadi-Rahmat Effendi Bahas Pilpres 2019 di Lokasi Rapat Koordinasi SKPD

Dia menjelaskan, apabila sudah menjadi rekomendasi ke Ombudsman pusat tetapi Wali Kota Bekasi tidak juga menindaklanjutinya, maka Ombudsman akan mengusulkan sanksi bagi atasan (Wali Kota) dan para ASN yang melakukan maladministrasi.

"Usulan sanksi itu akan disampaikan ke Departemen Dalam Negeri yang merupakan atasan Walkot. Tapi 16 atau 17 Oktober 2018 nanti kita akan panggil dulu Wali Kota Bekasi untuk menanyakan kepada Walkot, apakah Walkot akan melakukan tindakan korektif sesuai LAHP atau tidak,ujarnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved