Ganjil Genap

Penyelenggaraan Sistem Ganjil Genap Terus Diperpanjang Hingga Akhir Desember 2018

Namun, sistem ganjil genap itu hanya dibeberapa kawasan saja yang dinilai sebagai titik kemacetan di DKI Jakarta.

Penyelenggaraan Sistem Ganjil Genap Terus Diperpanjang Hingga Akhir Desember 2018
Warta Kota/Adhy Kelana
Kemacetan terlihat panjang di Jalan Gatot Subroto. 

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan bahwa kebijakan uji coba perluasan Ganjil Genap setelah Asian para Games 2018 akan diteruskan.

Namun, hanya dibeberapa kawasan saja yang dinilai sebagai titik kemacetan di DKI Jakarta.

Jam pemberlakuan Ganjil Genap pun tidak lagi 15 jam penuh seperti saat Asian Games dan Asian Para Games. 

Kini, kebijakan diberlakukan pada dua sesi yakni pukul 06.00 - 10.00 WIB dan 16.00 - 20.00 WIB.

"Senin diteruskan dengan perubahan pada waktu pemberlakuan dan ruas jalan yang diterapkan kebijakan Ganjil Genap," ujar Sigit saat dihubungi Warta Kota, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Anies Ungkap Keuntungan Pengusaha Mobil Bekas Meningkat karena Perluasan Ganjil Genap

Baca: Pengendara Motor Bermandi Keringat dan Keluhkan Kemacetan Parah di Kalimalang

Ujicoba kebijakan dilaksanakan selama 2.5 bulan mulai 15 Oktober sampai 31 Desember 2018 mendatang.

Namun tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu maupun hari libur nasional sebagaimana yang telah ditetapkan Presiden Republik Indonesia Jokowidodo.

"Pembatasan lalu lintas tidak berlaku pada hari Sabtu, hari Minggu dan hari libur Nasional yang ditetapkan dengan keputusan Presiden," kata Sigit.

Berikut ruas jalan yang akan diberlakukan Ganjil Genap mulai Senin besok;

1. Jalan Medan Merdeka Barat.

2. Jalan MH Thamrin.

3. Jalan Jendral Sudirman.

4. Sebagian Jalan Jendral S Parman (mulai dari Jalan Simpang Tomang Raya sampai Jalan simpang KS Tubun).

Baca: Ada 32.641 Kendaraan Pelanggar Aturan Ganjil Genap Ditilang

Baca: KRL Anjok Diantara Stasiun Kebayoran Lama-Palmerah, Kereta Tertahan Penumpang Terlantar

5. Jalan Gatot Subroto.

6. Jalan HR Rasuna Said.

7. Jalan Jendral MT Haryono.

8. Jalan Jendral DI Panjaitan.

9. Jalan Jendral Ahmad Yani.

Sigit mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak berlaku pada persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk tol dan sebaliknya pintu keluar tol sampai persimpangan terdekat. 

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved