Pemkot Tangerang Tawarkan Sumur Abas sebagai Solusi Penanganan Banjir

Ini salah satu teknik untuk mempercepat resapan air di kawasan pemukiman. Namanya Sumur Abas.

Pemkot Tangerang Tawarkan Sumur Abas sebagai Solusi Penanganan Banjir
Warta Kota/Andika Panduwinata
Abas Pristiwa, selaku penggagas Sumur Abas yang juga Kasi OP Drainase menerangkan bahwa ide pembuatan Sumur Abas berawal dari proyek perubahan. Ketika dirinya mengikuti Diklat PIM IV. 

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengunjungi proyek pembangunan Sumur Abas di RW 11 Perumahan Banjar Wijaya Kelurahan Poris Plawad Indah. Pembangunan Sumur Abas tersebut diharapkan bisa menjadi solusi persoalan banjir yang terjadi di Perumahan Banjar Wijaya.

"Ini kami lagi uji coba salah satu teknik untuk mempercepat resapan air di kawasan pemukiman. Namanya Sumur Abas karena yang mengembangkan Pak Abas staf PU Kota Tangerang," ujar Arief, Sabtu (13/10/2018).

"Kebetulan, ini tempatnya ada di salah satu komplek perumahan, dan alhamdulillah ini kata Pak RW efektif buat mengurangi genangan di sini," sambungnya seraya menjelaskan bahwa Sumur Abas ini kemungkinan juga akan dibangun di beberapa permukiman lain yang rawan banjir.

Sementara itu Ketua RW 11 Banjar Wijaya, Kustiono menerangkan bahwa keberadaan Sumur Abas sangat membantu dalam meminimalisir dampak banjir di wilayahnya.

"Biasanya kalau hujan itu biasanya jalanan banjir sekitar 30 cm, setinggi roda mobil, surutnya lama bisa lebih dari sehari malah. Semenjak ada Sumur Abas kayak kemarin hujan itu langsung surut," ucap Kustiono.

Abas Pristiwa, selaku penggagas Sumur Abas yang juga Kasi OP Drainase menerangkan bahwa ide pembuatan Sumur Abas berawal dari proyek perubahan. Ketika dirinya mengikuti Diklat PIM IV.
Abas Pristiwa, selaku penggagas Sumur Abas yang juga Kasi OP Drainase menerangkan bahwa ide pembuatan Sumur Abas berawal dari proyek perubahan. Ketika dirinya mengikuti Diklat PIM IV. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Dan warga juga bisa langsung memanfaatkan air yang tertampung di Sumur Abas itu. Pas kemarin air PDAM mati warga juga ngambil air dari Sumur Abas itu," tambahnya.

Abas Pristiwa, selaku penggagas Sumur Abas yang juga Kasi OP Drainase menerangkan bahwa ide pembuatan Sumur Abas berawal dari proyek perubahan. Ketika dirinya mengikuti Diklat PIM IV.

"Jadi awalnya dari proyek perubahan, kita selama ini kenal namanya sumur retensi, sumur resapan, tapi kalau saya perhatikan air yang di sumur resapan itu enggak bisa dimanfaatkan langsung," kata Abas.

"Makanya saya coba modifikasi dengan membuat Sumur Abas yang terdiri dari Sumur Endapan yang berfungsi sebagau filter dan Sumur Penampung yang berfungsi sebagai penyimpan air yang dalamnya bisa mencapai 15-20 meter. Jadi air dari jalan masuk ke Sumur Endapan dulu baru kemudian masuk ke Sumur Penampung," bebernya.

"Airnya selain bisa dimanfaatkan langsung buat kebutuhan rumah tangga, bisa juga langsung dipakai untuk menyiram tanaman di taman-taman," papar Abas.

Abas Pristiwa, selaku penggagas Sumur Abas yang juga Kasi OP Drainase menerangkan bahwa ide pembuatan Sumur Abas berawal dari proyek perubahan. Ketika dirinya mengikuti Diklat PIM IV.
Abas Pristiwa, selaku penggagas Sumur Abas yang juga Kasi OP Drainase menerangkan bahwa ide pembuatan Sumur Abas berawal dari proyek perubahan. Ketika dirinya mengikuti Diklat PIM IV. (Warta Kota/Andika Panduwinata)
Tags
sumur
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved