Kebakaran

Kemenag RI Beri Akomodasi Santriwati Pascakebakaran Pesantren Takhassus IIQ

Kemenag RI segera memberikan bantuan akomodasi kepada 80 santriwati yang menjadi korban kebakaran gedung asrama Pesantren Takhassus IIQ.

Kemenag RI Beri Akomodasi Santriwati Pascakebakaran Pesantren Takhassus IIQ
Istimewa
STAF Ahli Kemenag RI, Oman Fathurahman, menyampaikan rasa simpatinya kepada ratusan santriwati yang tinggal di gedung asrama Pesantren Takhassus IIQ Pamulang, Jumat (12/10/2018). 

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) Republik Indonesia segera memberikan bantuan akomodasi kepada 80 santriwati yang menjadi korban kebakaran gedung asrama Pesantren Takhassus Institut Ilmu Al Quran (IIQ).

Hal itu disampaikan oleh staff ahli Kemenag RI Oman Fathurahman yang langsung mendatangi Pesantren Takhassus Institut Ilmu Al Quran (IIQ), Jalan M Toha, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (12/10/2018).

"Kemenag memfasilitasi kebutuhan dasar, terutama pertama akomodasi. Sebetulnya kita siap mengakomodasi seluruh santri, tapi ada yang memilih untuk menginap di tempat lain atau di saudaranya," ungkap Oman saat ditemui Wartakotalive.com di masjid IIQ Pamulang.

Oman menjelaskan, dari 238 santriwati yang terdaftar dalam gedung asrama Pesantren Takhassus IIQ terdapat 80 santriwati yang akan difasilitasi untuk menginap di Syahida Inn UIN Jakarta.

"80 santriwati menginap di Syahida Inn sampai tiga hari ke depan," jelasnya.

Selain itu, Kemenag juga akan memfasilitasi makanan dan pakaian bagi para santriwati tersebut.

"Setelah dari tiga hari itu masih dibicarakan nanti, karena ada Asrama Putri Kedokteran ada Kopertais," lanjut Oman.

Para santriwati mulai dipindahkan malam ini dengan bus-bus yang sudah disiapkan.

Kemenag RI pun bakal memberikan bantuan tambahan dengan menggandeng stakeholder dan donatur untuk memberikan barang-barang yang dibutuhkan para santriwati, mengingat banyak barang berharga yang tidak sempat diselamatkan dalam insiden kebakaran itu.

"Nanti dicarikan bantuan dari stakeholder dan penggalangan dana barang-barang yang dibutuhkan," ungkap Oman.

Diberitakan sebelumnya, gedung asrama pesantren Takhassus IIQ Pamulang ludes terbakar, pada Jumat (12/10/2018) sore, setelah diduga terjadi korsleting listrik.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved