Boni Hargens: PKI Sudah Selesai, yang Konkret Itu JAD dan HTI

Menurut Boni Hargens, ada oknum yang sengaja mengembangkan isu PKI dan dikaitkan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Boni Hargens: PKI Sudah Selesai, yang Konkret Itu JAD dan HTI
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, Boni Hargens (kiri), Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sutiyoso, Ketua DPD RI, Irman Gusman, dan Mantan Menko Perekonomian, Rizal Ramli (kiri ke kanan) berdiskusi mengenai calon presiden pada Pemilu 2014 di Jakarta, Kamis (9/5/2013). 

PENGAMAT politik Boni Hargens menyatakan, paham komunisme di Indonesia sudah selesai alias tamat.

Justru, Boni Hargens menyebut ancaman nyata atau riil saat ini datang dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Jamaah Anshar Daulah (JAD).

"Bahwa PKI (Partai Komunis Indonesia) sudah menjadi masa lalu, dinyatakan organisasi terlarang, PKI sudah selesai," ujar Boni Hargens dalam diskusi Membedah Agenda Politik Komunisme dan Khilafah di Pilpres 2019, di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Ustaz Tengku Zulkarnain Bertanya kepada Menkeu: Jeng Sri, Puncak Pelemahan Rupiah Itu Berapa Sih?

"Yang konkret JAD, itu riil, ada kelompok teror. Yang riil itu, HTI juga sudah dibubarkan sebagai organisasi, tetapi HTI sebagai kumpulan orang kan enggak bisa dibubarin, sebagai ideologi enggak bisa dibubarin, artinya masih bisa menjadi gangguan sistem kita untuk mereka bisa mewujudkan khilafah," tuturnya.

Menurut Boni Hargens, ada oknum yang sengaja mengembangkan isu PKI dan dikaitkan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Hal itu, kata dia, terbukti pada 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tidak ada sama sekali isu terkait kebangkitan PKI.

“Kalau pun ada tidak sekenceng hari ini. Kenapa ketika Jokowi jadi presiden tiba-tiba diskursus itu muncul seakan-akan PKI ini ancaman riil?” paparnya. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved