PPPRS Apartemen Center Point Bekasi Tak Sudi Huniannya Jadi Lokasi Prostitusi

"Kita akan lebih perketat pengawasannya di internal kami, termasuk libatkan Polisi, TNI dan Satpol PP

PPPRS Apartemen Center Point Bekasi Tak Sudi Huniannya Jadi  Lokasi Prostitusi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Apartemen Center Point, di Jalan Jend Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI---- Perhimpunan pemilik dan penghuni rumah susun (PPPRS) Apartemen Center Point mengaku tidak sudi huniannya  disalahkangunakan penyewa untuk kegiatan prostitusi.

Apalagi, lokasi apartemen di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, diapit oleh Islamic Center dan Asrama Haji.

"Kita tidak sudi dan ironis kalau unit disalahgunakan," kata Aji Ali Sabana pengurus PPPRS Apartemen Center Point, Jumat (12/10/2018).

"Lokasi apartemen ini kan kramat dikeliling tempat sakral yakni Islamic Center dan Asrama Haji. Selain memang kegiatan prostitusi itu melanggar hukum," ucapnya lagi.

Baca: Razia Prostitusi Online di Apartemen Center Point Permintaan Pemilik dan Penghuni

Menurut dia, penyalahgunaan unit dilakukan oleh penyewa harian. Oleh karena itu, pihaknya bakal menentukan langkah strategis untuk mencegah praktik prostitusi di Apartemen Center Point.

"Kita akan lebih perketat pengawasannya di internal kami, termasuk libatkan Polisi, TNI dan Satpol PP. Selama ini pelaku prostitusi memanfaatkan sewa harian melalui agen-agen penyewa," ucapnya.

Dia mencatat, di tower C dan D ada 900 unit. Namun, hanya sekitar 50-100 unit yang pemiliknya tinggal menetap.

Baca: Agen Penyewa Unit Apartemen Center Point Menyebut Pelaku Prostitusi Online dari Luar Bekasi

Selebihnya, unit-unit itu disewakan melalui agen-agen penyewaan apartamen mulai harian, mingguan, bulanan, sampai tahunan.

"Standar operasional prosedur yang dibuat harus dilaksanakan dengan baik. Agen penyewa ini jika ada tamu (penyewa) masuk harus mendapatkan pengawasan ketat security, ini untuk mengurangi atau antisipasi prostitusi, dan pelanggaran hukum lainnya," ucap Aji Ali Sabana.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved