Skybridge

Pembangunan Skybrige Rampung Kelar, Pedagang Wajib Bayar Restribusi Rp 500.000

"Ya kita hitung kurang lebih untuk keamanan, penerangan, kebersihan, perawatan dan lain-lain sebesar Rp 16.000 per hari."

Pembangunan Skybrige Rampung Kelar, Pedagang Wajib Bayar Restribusi Rp 500.000
Warta Kota/Rangga Baskoro
Fondasi jembatan penyeberangan multifungsi (JPM) atau skybridge Tanah Abang disebut tahan hingga 50 tahun pemakaian. 

WARTA KOTA, DUREN SAWIT--- Sebanyak 446 kios disediakan di Skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk para pedagang.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama PD Pembagunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan.

Menurut dia, setelah pembangunan rampung dan pengundian pedagang selesai, maka pedagang yang akan menempati dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 500.000 per bulan.

Baca: Sosialisasikan Pembangunan Sky Bridge, Pedagang Tanah Abang Minta Direlokasi

"Ya kita hitung kurang lebih untuk keamanan, penerangan, kebersihan, perawatan dan lain-lain sebesar Rp 16.000  per hari," ucap Yoory saat ditemui di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (12/10/2018).

"Dan ini sudah kita sosialisasikan dibantu oleh pihak wali kota," katanya lagi.

Menurut Yoory, Skybrige Tanah Abang dipastikan berfungsi 100 persen pada akhir Oktober 2018 mendatang.

Namun terkait pembayaran retribusi, menurut dia, akan berlaku pada Januari 2019 mendatang.

Dia menilai bahwa biaya retribusi yang dikeluarkan tersebut ditanggapi positif oleh para pedagang dan tidak mempermasalahkan besaran biaya tersebut.

Baca: Hanya PKL Ber-KTP DKI yang Boleh Berjualan di Skybridge Tanah Abang

"Kita kasih cash periode (CEK) sampai dengan 1 Januari. Barulah mereka mulai bayar," ucapnya.

Rencananya, pembangunan Skybrige Tanah Abang akan difungsikan mulai 15 Oktober mendatang.

Sekitar 100 pedagang yang tercatat di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bakal menempati Sky Bridge.

Skybrige Tanah Abang akan lebih dulu berfungsi di sisi selatan yaitu dari Stasiun Tanah Abang ke Blok G. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help