VIDEO: Hasto Tertawakan Nasi Ayam Sandiaga, 'Kecuali Piringnya Dimakan'

Hasto juga menilai, Sandi tak lebih dari seorang penafsir harga daripada sosok seorang pemimpin.

Sekertaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto tak kuasa menahan tawa saat mendengar pernyataan cawapres Sandiaga Uno yang membeberkan hasil bahwa harga nasi ayam di Singapura lebih murah ketimbang di Jakarta.

Hasto yang ditemui usai bertemu dengan Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin di jalan Situbondo, Menteng, Jakara Pusat, Rabu (10/10/2018) ini tak kuasa menahan tawanya.

Ia yang tampak mengenakan baju batik berwarna merah ini tertawa lepas saat awak media menanyakan soal harga nasi ayam di Singapura.

Sekjen PDI Perjuangan ini mengaku tak setuju dengan peryataan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

"Enggaklah (mahal), kecuali piringnya ikut dimakan," ucap Hasro sambil tertawa.

Meski begitu, Hasto menghormati Sandi yang kerap memberikan kritik.

Ia mengaku heran mengapa Sandi bangga melihat sepiring nasi di Singapura lebih murah.

Seharusnya, lanjut Hasto, seharusnya Sandi bangga dengan atlet Asian Para Games Indonesia.

"Kok bangga banget, kami heran. Jadi bangga itu bangga dengan prestasi tadi dengan atlet kita di mana dalam keterbatasannya mereka menunjukkan ability-nya, itu kan yang harus jadi apresiasi," terang Hasto.

Hasto juga menilai, Sandi tak lebih dari seorang penafsir harga daripada sosok seorang pemimpin.

"Ya mungkin beliau punya banyak pengalaman sebagai appraisal ya, daripada di jabatan publik. Sehingga ini pesan dari masyarakat loh yang mengkritisi ini, kok lebih cocok jadi appraisal daripada sebagai calon pemimpin," jelas Hasro.

Dikabarkan, Sandiaga membandingkan harga sepiring chicken rice atau nasi ayam di Singapura dengan restoran di Jakarta.

Sandi mengatakan, di Singapura sepiring chicken rice dibanderol antara 3 - 3,5 dolar Singapura atau sekitar Rp 35 ribu berbanding dengan di Jakarta yang bisa mencapai Rp 50 ribu.

"Ini yang jadi masukan bagi kita semua, sepiring chicken rice seharga 3 sampai 3,5 dolar atau Rp 35 ribu tapi di sini Rp 50 ribu," kata Sandiaga, Senin (8/10/2018).(*)

Editor: ahmad sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help