Serem! Anak-anak Kecil Berburu Ular Pucuk di Hutan Kota Srengseng

SEBAGIAN orang menganggap ular ialah hewan melata bersisik yang menakutkan. Tetapi, tidak bagi anak-anak warga Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Serem! Anak-anak Kecil Berburu Ular Pucuk di Hutan Kota Srengseng
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Anak-anak berburu ular pucuk. 

SEBAGIAN orang menganggap ular ialah hewan melata bersisik yang menakutkan. Tetapi, tidak bagi anak-anak warga Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Mereka justru nampak girang, kala menangkap ular pucuk hijau, yang sedang berteduh di balik daun pepohinan di Hutan Kota Srengseng. Tak hanya ular yang diburu, anak-anak yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP ini, juga berburu cangcorang atau belalang sembah, dan tokek.

Sebelah danau Hutan Kota Srengseng, terlihat sejumlah anak tengah berteriak kegirangan. Di sana terpantau mereka bekerjasama berupaya untuk menangkap hewan bersisik hijau terang itu.

"Ular! Ular! Itu tangkap cepat! Di atas pohon itu tuh! Cepat! cepat!" teriak anak-anak, yang saat itu berupaya menangkap hewan bersisik itu, di sebuah batang pohon di Kawasan Hutan Kota Srengseng, Kamis (11/10/2018).

Ular Pucuk yang diburu anak-anak.
Ular Pucuk yang diburu anak-anak. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

Nampak wajah anak-anak ini serius dan cukup hati-hati menangkapnya ular tersebut agar tak kabur. Terpantau, salah satu anak berseragam sekolah dengan berani memanjat pohon serta menghampiri ular tersebut.

"Eh pada diem kenapa, berisik entar ularnya ini kabur. Sabar.. sabar" terang anak tersebut.

Posisi tengkurap di batang pohon itu, nampak tangan anak itu menghampiri, yang kemudian menangkap bagian kepala ular tersebut. Anak-anak itu sontak teriak kegirangan.

Beberapa teman lainnya berdatangan. Terlihat ada beberapa anak lainnya membawa kantung plastik berisikan empat cangcorang, dan salah satu anak lainnya membawa dua tokek cokelat berukuran cukup besar.

"Ayo balik ke rumah. Sudah dapat banyak nih," kata salah seorang anak sembari perlihatkan cangcorang.

"Gue dapet uler nih. Mantep dipelihara. Kagak berbisa ini ular pohon beginian. Mantep kaan," ucapnya seorang anak memegang ular pucuk, Haikal (12).

Nampak teman-teman Haikal melihat ular dari jerih payah Haikal. Sembari memerkan ular itu, nampak teman-teman Haikal terkesima.

Haikal menerangkan, seharian ini hanya dapat satu ular. Beberapa hari sebelumnya, dia serta teman-temannya mendapat dua hingga enam ular pucuk.

"Ular begini ya dipelihara. Baru dapat satu kak. Kemarin banyak. Dapat dua, tiga, malah enam ular. Tapi ular pohon. Kagak berbisa ular yang ini. Nanti dipeliraha bareng sama teman yang lain. Kadang tukeran hewan. Tokek sama ular," jelas Haikal, lalu pergi bersama teman-teman sebayanya kondisi riang gembira.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help