Roro Fitria Mengaku Hanya Coba-coba Lalu Ketagihan Nyabu

Artis Roro Fitria minta dimaafkan karena tadinya ia hanya coba-coba sampai akhirnya ketagihan sabu.

Roro Fitria Mengaku Hanya Coba-coba Lalu Ketagihan Nyabu
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Roro Fitria saat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018). 

ARTIS Roro Fitria kembali menjalani persidangan kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya.

Kepada hakim ia minta maaf karena terjerumus dalam penyalahgunaan sabu.

Roro Fitria menjalani persidangan dengan agenda pledoi (pembelaan) atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Didepan majelis hakim persidangan, Roro Fitria meminta maaf dan meminta hakim, mendengarkan permohonan maaf dan penyesalannya, sebagai dasar memberikan vonis kepadanya.

"Saya bungsu dari empat bersaudara, Kakak saya di Yogyakarta, saya tinggal berdua sama ibu saya, papa saya sudah meninggal. Saya sangat dekat sama mama saya. Saya berjuang susah payah untuk mengobati mama saya, dan alhamdulillah saya bisa menyelesaikan pendidikan saya sampai strata 2 atau S2," kata Roro Fitria didalam ruang sidang.

"Dalam hal ini saya sangat menyesal dan mohon dibukakan maaf sebesar-sebesar-besarnya. Saya sangat malu dan saya berjanji tidak akan mengulanginya," tambahnya seraya menangis.

Selain meminta ampunan hakim, Roro Fitria juga meminta untuk dirinya dikeluarkan dari penjara. Bahkan, Roro mengaku psikologisnya terganggu layaknya seperti gangguan jiwa.

"Saya mohon dengan sangat saya tidak mau dipenjara yang mulia. Sembilan bulan ini saya sangat gak kuat yang mulia, tolongin saya karena psikologis saya terganggu, saya sakit yang mulia, saya mohon agar bisa direhab dan disembuhkan," ucapnya dengan tangisan sesegukan.

Didepan majelis hakim, Roro mengaku dirinya hanya coba-coba mengonsumsi narkotik jenis sabu-sabu. Ia mengatakan ketika mengonsumsi sabu-sabu, dirinya memiliki fantasi sendiri.

"Ketika mencoba, saya jadi pengin lagi dan pengin lagi, sampai punya fantasi sendiri. Saya pernah sakit dan akhirnya saya lebih kuat, dan saya pengen lagi pengen lagi (sabu-sabu). Saya enggak pernah kepikir akan seperti ini. Tolong berikan kesempatan buat saya mau direhab saya nggak kuat jauh dari mama saya," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help