Artis Terjerat Narkoba

Roro Fitria: Kebebasan dan Kemerdekaan Kita Terempas di Penjara

Roro Fitria mengaku mengalami tekanan yang berat, selama mendekam di balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Roro Fitria: Kebebasan dan Kemerdekaan Kita Terempas di Penjara
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Roro Fitria pingsan setelah mendapatkan tuntutan lima tahun kurungan penjara dan denda Rp 1 miliar atas kasus dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika jenis sabu. 

AKTRIS dan model Roro Fitria kembali menjalani persidangan kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika, yang menjeratnya sejak Februari 2018 lalu.

Roro Fitria menjalani persidangan dengan agenda pleidoi, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Rabu (10/10/2018).

Pleidoi yang dibacakan Roro Fitria merujuk pada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menuntut hukuman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Baca: Sebelum Diperiksa Terkait Kasus Ratna Sarumpaet, Amien Rais Minta Jokowi Copot Tito Karnavian

Sebelum persidangan, Roro Fitria mengaku mengalami tekanan yang berat, selama mendekam di balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Saya sangat trauma dengan tekanan psikis saya, selama di dalam penjara. Saya sangat tidak kuat, jadi saya mohon doakan saya, biar saya insyaallah (kuat) amin," kata Roro Fitria dengan nada lirih sebelum persidangan.

Tekanan psikis dialami Roro Fitria selama mendekam sekitar sembilan bulan di Rutan Pondok Bambu.

Baca: Didesak Warga, Pekan Depan Kali Ciliwung Dikeruk

Roro Fitria mengatakan, menjalani kehidupan di penjara sangatlah tidak enak dan tidak nyaman. Ia merasa tidak bisa hidup bebas dan merdeka, seperti sebelum ditangkap aparat kepolisian.

"Kebebasan, kemerdekaan kita terempas selama di penjara. Kita tidak bisa sosialisasi seperti sebelumnya. Jadi kalau dipenjara, dikunci selnya dan tidak bisa diapa-apain sudah," ungkapnya.

Namun Roro Fitria berusaha sabar, ikhlas, dan tegar menghadapi kehidupan barunya di penjara. Walaupun setiap hari, ia harus melewati hari-harinya dengan kesedihan.

Baca: Amien Rais Nilai Pemeriksaannya Janggal, Begini Penjelasan Polisi

"Mau bagaimana lagi? Jalani saja dan berharap mendapat hukuman yang ringan," ucap Roro Fitria.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved