Kritik Penataan Kawasan Banten Lama Dinilai Sangat Tendensius dan Tidak Sesuai Fakta

Kritik terhadap penataan kawasan Banten Lama dinilai sangat tendensius dan tidak berdasarkan fakta di lapangan.

Kritik Penataan Kawasan Banten Lama Dinilai Sangat Tendensius dan Tidak Sesuai Fakta
Istimewa
GUBERNUR Banten Wahidin Halim di kawasan Banten Lama. 

GUBERNUR Banten Wahidin Halim bereaksi menanggapi kritik terhadap penataan kawasan Banten Lama

Menurutnya, kritik melalui pernyataan yang muncul belakangan ini baik di media cetak maupun media online itu sangat aneh. 

Gubernur Banten, Wahidin Halim menanggapi pernyataan itu yang dirasa sangat aneh.

"Bahkan tendensius untuk mendistorsi program-program Gubernur. Ada pribadi dan kelompok yang tidak berkenan dengan adanya penataan Banten Lama. Yang amat disesalkan adalah bahwa reaksi muncul ketika program ini sedang berjalan, dilaksanakan. Bahkan tahapan pertama penataan halaman sudah diselesaikan," ujar Wahidin dalam keterangannya kepada Warta Kota, Kamis (11/10/2018).

Ia menjelaskan, Firdaus Gozali dan Mukoddas Syuhada sebagai Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Banten sudah dikonfirmasi sejak awal dan jauh-jauh hari sebelum penataan Banten Lama dilakukan.

Bahkan beberapa kali mereka hadir dalam rapat bersama dengan Tim Penataan Kawasan Banten Lama.

Dalam beberapa kali rapat itu tidak ada pernyataan ataupun penolakan.

"Dalam catatan rapat yang dilakukan Pemprov Banten, pada prinsipnya saudara Firdaus Gozali dan Mukoddas Syuhada mendukung penataan kawasan Banten Lama tersebut, begitu pula Balai Pelestarian Purbakala Serang (BP3S) sudah dilibatkan dalam pembahasan awal dan sudah dikonfirmasi untuk diminta pendapatnya," ucapnya.

Catatan Gubernur Banten, rapat-rapat tersebut tidak hanya dilaksanakan di Pemprov Banten tetapi juga dilaksanakan di Balai Pelestarian Purbakala Serang (BP3S).

Dalam rapat tersebut beberapa hal terungkap, yaitu:

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved