Korban Pelecehan Seksual di Sekolah JIS Alami Trauma, Orangtua Ajukan Gugatan Rp1,8 Triliun

Tuntutan ini dinilai masuk akal lantaran sang anak korban pelecehan kini dalam kondisi shock dan menjalani terapi di luar negeri.

Korban Pelecehan Seksual di Sekolah JIS Alami Trauma, Orangtua Ajukan Gugatan Rp1,8 Triliun
Warta Kota/Feryanto Hadi
Suasana sidang perdana kasus pelecehan seksual di sekolah JIS yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018). 

MESKI beberapa tersangka pelaku kekerasan seksual sekolah Jakarta International School atau sekarang Jakarta Intercultural School (JIS) sudah divonis bersalah, namun para korban kekerasan seksual itu kini masih mengalami trauma mendalam.

Hal itu dijelaskan pengacara salah satu korban, Tommy Sihotang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, kini anak dari kliennya, masih menjalani perawatan fisik dan kejiwaan di luar negeri.

"Korban sangat trauma dan kini mendapatkan perawatan serius di luar negeri," ungkapnya.

Atas alasan itulah, ia mendampingi Theresia Pipit Widowati, seorang orangtua korban, menuntut secara perdata sejumlah pihak yang dianggap merugikan kliennya.

Tommy mengungkapkan, dalam gugatan ini pihaknya mengajukan tuntutan penggantian kerugian materi senilai 125 juta dolar Amerika atau sekitar Rp1,8 triliun.

Tuntutan ini dinilai masuk akal lantaran sang anak korban pelecehan kini dalam kondisi shock dan menjalani terapi di luar negeri.

Selain itu, penggugat juga menuntut agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencabut ijin JIS karena diangap tidak dapat memberikan pendidikan secara layak.

"Ya tuntutan selanjutkan kita minta supaya Kemendikbud cabut ijin JIS karena terbukti memberikan pendidikan yang tidak layak," kata Tommy.

Sidang perdana dengan Nomor 704/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Sel yang dijukan oleh Theresia Pipit Widowati, selaku orang tua dari Marc Aaron Kroonen, korban tindak pidana pelecehan seksual yang terjadi di JIS sekitar tahun 2013-2014 silam sedianya dilakukan pada Kamis (11/10/2018).

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help