Kombes Argo Yuwono Enggan Berkomentar Soal Pujian Amien Rais

"Itu saya rasa untuk perasaan Pak Amien bisa tanyakan ke Pak Amien sendiri ya. Kami tidak bisa menyimpulkan makna di sana."

Kombes Argo Yuwono Enggan Berkomentar Soal Pujian Amien Rais
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) sesaat sebelum menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU--- Pihak  kepolisian mengaku tak berhak menanggapi pujian yang dlontarkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Amien Rais menyampaikan pujiannya usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax  dugaan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet.

Padahal, sebelum diperiksa, Amien Rais menyampaikan kekecewaannya terhadap polisi lantaran kesalahan penulisan nama saat panggilan pertama.

Baca: Mahfud MD Sebut Amien Rais Bukan Target Tersangka, Lalu Siapa?

Nama Amien Rais tak ditulis secara lengkap yakni kurang nama 'Muhammad'. Hal itu  menjadi penyebab Amien Rais mangkir pada panggilan pertama.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono,  dia tidak berhak berkomentar terhadap pujian Amien Rais yang merasa dihormati oleh kepolisian.

"Itu saya rasa untuk perasaan Pak Amien bisa tanyakan ke Pak Amien sendiri ya. Kami tidak bisa menyimpulkan makna di sana," kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/10).

Terkait kekurangan kata 'Muhammad' pada surat pemanggilan pertama, pihaknya pun telah menjelaskannya kepada Amien Rais.

Baca: Sponsori Ratna Sarumpaet ke Cile, Kemarin Polisi Periksa Plt Kadisparbud DKI Bareng Amien Rais

Argo mengatakan bahwa  Amien Rais mempunyai jiwa kenegarawanan untuk memenuhi panggilan dari kepolisian tersebut.

"Itulah jiwa kenegaraan beliau. Itu sudah semuanya kami klarifikasi di BAP (Berita Acara Pemeriksaan--Red). Seperti nama maupun apa sudah kami klarifikasi," ucap Argo.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Amien Rais  diperiksa sebagai saksi dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoax terkait dugaan penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet.

Penyidik mengajukan 30 pertanyaan kepada Amien Rais  dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 6 jam.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help