Dua Cafe Mewah Jual Miras di Tangerang Diobok - obok Satpol PP

JAJARAN Satpol PP Kota Tangerang melakukan penggerebekan terhadap dua cafe mewah pada Rabu (10/10/2018) malam.

Dua Cafe Mewah Jual Miras di Tangerang Diobok - obok Satpol PP
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Jajaran Satpol PP Kota Tangerang melakukan penggerebekan terhadap dua cafe mewah pada Rabu (10/10/2018) malam. Aparat menyita ratusan botol minuman keras berbagai merek di KLs Stret Food Cafe dan Cafe HAP Saokao. 

JAJARAN Satpol PP Kota Tangerang melakukan penggerebekan terhadap dua cafe mewah pada Rabu (10/10/2018) malam.

Aparat menyita ratusan botol minuman keras berbagai merek di KLs Stret Food Cafe dan Cafe HAP Saokao.

Lokasi penggerebekan berada di kawasan Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Dalam penertiban tersebut, awalnya pengelola Cafe KLS tidak mengakui pihaknya menjual minuman keras.

Namun setelah digeledah secara seksama petugas berhasil menemukan gudang yang berisi minuman beralkohol dari berbagai merek. Berbeda dengan KLs, pada penertiban di HAP Shaokao pengelola mengakui pihaknya menjual miras.

Dan petugas menemukan ratusan botol miras yang tersimpan di bawah meja. Hal itu diungkapkan langsung oleh Ghufron Falfeli selaku Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang.

Ia menjelaskan penyitaan tersebut lantaran kedua tempat kongkow itu terindikasi tidak memiliki izin untuk menjual minuman keras.

“Dalam menegakan peraturan daerah kami tidak hanya tajam ke bawah, akan tetapi juga tajam ke atas,” ujar Ghufron kepada Warta Kota, Kamis (11/10/2018).

Ia menuturkan, penertiban tersebut didasari oleh laporan masyarakat. Warga mengeluhkan maraknya Cafe yang secara terang - terangan menjual minuman keras.

“Kami menindak lanjutinya dengan mengirim beberapa anggota kami untuk melakukan serangkaian pengintaian. Dan setelah benar - benar kami menemukan bukti bahwa keduanya menjual miras kami langsung mengirimkan pasukan untuk dilakukan penyitaan,” ucapnya.

Dirinya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus turut berperan serta dalam membantu pemerintah. Terutama dalam menekan dan memerangi peredaran minuman keras.

“Tanpa ada peran serta masyarakat, rangkaian penertiban yang kami lakukan tidak akan optimal. Terus berikan kami informasi terkait peredaran miras, prostitusi dan hal hal yang menjurus ke arah pelanggaran peredaran perda, Insya Allah akan kami tindak lanjuti dengan segera,” kata Ghufron.

Ghufron menegaskan pihaknya akan terus menyisir setiap lokasi yang terindikasi menjual minuman keras. Hal itu dilakukan dalam rangka menciptakan Kota Tangerang yang lebih layak untuk dihuni dan dikunjungi.

“Kami berpedoman dengan program Tangerang LiVE dan akan terus mengupayakan kenyaman, ketertiban dan ketentraman," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved