Asian Para Games 2018, Ammar Hadi Ali Menjadi Korban Keganasan Perang Irak-Iran

Ammar Hadi Ali menjadi korban keganasan perang Iran-Irak dan berubah menjadi atlet para games.

Asian Para Games 2018, Ammar Hadi Ali Menjadi Korban Keganasan Perang Irak-Iran
Dokumentasi INAPGOC
Ammar Hadi Ali 

WARTA KOTA, SENAYAN---Ammar Hadi Ali, atlet wheelchair fencing asal Irak, tak membayangkan menjadi atlet Para Games.

Jalan hidupnya itu kemudian berubah setelah peristiwa yang menimpanya ketika perang Iran-Irak berkecamuk di negerinya.

Ali menjadi korban keganasan perang dua negara tetangga itu.

Ia terkena serpihan bom yang berdampak pinggang dan kakinya menjadi lumpuh. Sehingga ia tak sanggup berjalan menggunakan dua kakinya lagi.

"Kejadiannya di 2007, ketika saya sedang bekerja memasang atap rumah. Tiba-tiba, bom meledak tak jauh dari tempat saya berdiri. Akhirnya, saya harus mengalami hal ini," kata atlet yang kini berusia 33 tahun itu, Kamis (11/10/2018).

Setelah mengalami persitiwa itu, ia mengaku sempat frustrasi karena menganggap masa depannya suram.

Beruntung beberapa teman dan keluarganya terus memotivasinya agar tidak cepat putus asa.

"Apalagi ketika itu saya sedang rajin-rajin mengumpulkan uang untuk menikah. Tapi, setelah kejadian itu saya tidak bisa bekerja lagi," ceritanya.

Rupanya Tuhan berkehendak lain, Ali mengambil hikmah dari kejadian yang dialaminya itu, setelah ada perwakilan dari National Paralympic Comitte (NPC) Irak menawarkannya untuk menjadi atlet wheelchair fencing (anggar kursi roda).

"Tepatnya di 2009 saya mulai dikenalkan dengan olahraga ini. Padahal semula saya tak pernah kenal dengan olahraga ini," kata peraih emas nomor EP kategori B di Asian Para Games Guangzhou, China 2010.

Halaman
12
Penulis: Dewi Pratiwi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved