Sudah 32 Pengayuh Becak Pekojan Punya BPJS Kesehatan

Para penarik becak di Pekojan dapat memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Serikat Becak Jakarta.

Sudah 32 Pengayuh Becak Pekojan Punya BPJS Kesehatan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah pengayuh becak menggunakan rompi menunggu penumpang di Kawasan Pasar Rajawali, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018). 

Sebanyak 32 penarik becak di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, akui Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, telah memiliki Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Sedangkan untuk BPJS Ketenagakerjaan tengah diupayakan pihaknya.

"32 penarik becak di Pekojan ternyata sudah memiliki BPJS Kesehatan semua. Nah, tinggal BPJS Ketenagakerjaan saja. Barusan tadi saya menghubungi pihak Kanwil BPJS Ketenagakerjaan agar membantu upayakan 32 penarik becak di Pekojan ini, dapatkan haknya juga (BPJS Ketenagakerjaan)," jelasnya kepada Warta Kota, Rabu (10/10/2018).

Tak hanya itu, ia juga mengupayakan agar para penarik becak di Pekojan dapat memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Serikat Becak Jakarta (Sebaja) dan rompi.

Tujuannya tersebut, agar para penarik becak di luar kota Jakarta itu tak bisa operasi di kawasan Jakarta, khususnya di Pekojan.

"Untuk Rompi dan KTA-nya sedang diurus yah. Memang tujuan pakai rompi dan KTA ini, untuk bisa mendata, memantau dan mencirikan jika penarik becak itu resmi. Rompi dan KTA itu ya tak bisa diberikan ke yang lain (Penarik Becak Tembak). Dalam waktu dekat ini, baik itu KTA, rompi, hingga BPJS Ketenagakerjaan, saat ini tengah diupayakan diurus," katanya.

Penulis: Panjibaskhara
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved