Remaja Sodomi Bocah Laki-laki di Tapos Depok Dihajar Warga

BS kedapatan tengah menyodomi Z, bocah laki-laki 3 tahun, tetangganya sendiri. BS menyodomi Z di dalam warung kelontongnya

Remaja Sodomi Bocah Laki-laki di Tapos Depok Dihajar Warga
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
BS remaja penjaga warung kelontong kedapatan tengah menyodomi Z, bocah laki-laki 3 tahun, tetangganya sendiri. BS menyodomi Z di dalam warung kelontongnya. 

BS (15) seorang remaja pria yang sehari-hari menjaga warung kelontong di rumahnya di Kampung Banjaran Pucung, RW 5, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, babak belur dihajar warga hingga kepalanya bersimbah darah, Selasa (9/10/2018) malam sekira pukul 21.00.

Penyebabnya BS kedapatan tengah menyodomi Z, bocah laki-laki 3 tahun, tetangganya sendiri. BS menyodomi Z di dalam warung kelontongnya.

Aksi BS terhadap Z dipergoki ibu korban N, yang tengah kebingungan mencari anaknya.

N mendapati anaknya Z dalam keadaan telanjang bersama BS.

Mengetahui anaknya telah dicabuli BS, N berteriak hingga mengundang warga sekitar dan ayah Z datang.

Warga yang geram atas perbuatan BS langsung menghajarnya. Akibatnya BS babak belur dan kepalanya berdarah

BS remaja penjaga warung kelontong kedapatan tengah menyodomi Z, bocah laki-laki 3 tahun, tetangganya sendiri. BS menyodomi Z di dalam warung kelontongnya.
BS remaja penjaga warung kelontong kedapatan tengah menyodomi Z, bocah laki-laki 3 tahun, tetangganya sendiri. BS menyodomi Z di dalam warung kelontongnya. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Beruntung beberapa warga sempat menguhubungi petugas polisi dan petugas tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Tapos dari Kemensos.

Dibantu Babinsa dan Tim Tagana Depok, petugas berhasil mengevakuasi pelaku yang langsung diamankan ke Polsek Cimanggis.

Karena kasus ini menyangkut perbuatan asusila terhadap anak, BS dibawa ke Polresta Depok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Petugas TKSK Tapos, Abdul Rohim, mengatakan pelaku saat iru diamankan di Mapolresta Depok untuk menghihdari amuk masaa.

"Sementara korban langsung dilakukan visum ke rumah sakit, untuk kepentingan penyelidikan polisi," katanya.

Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini dengan memeriksa pelaku dan saksi.

Kaaus ini katanya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok.

N, ibunda korban berharap BS dihukum seberat-beratnya karena telah mencabuli anaknya.

"Kini psikologis anak saya terganggu karena perbuatan pelaku," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved