Kasus Ratna Sarumpaet

PAN: Polisi akan Menyesal Panggil Amien Rais

Menurutnya, tidak ada alasan yang kuat polisi memanggil dan menyeret Amien Rais dalam kasus tersebut.

PAN: Polisi akan Menyesal Panggil Amien Rais
Warta Kota/Hamdi Putra
Prabowo Subianto didampingi Amien Rais saat jumpa pers kasus penganiayaan palsu Ratna Sarumpaet, di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018) malam. 

WAKIL Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo menilai, pemanggilan Amien Rais dalam kasus Ratna Sarumpaet oleh penyidik Polda Metro Jaya, sangat tidak tepat.

Menurutnya, tidak ada alasan yang kuat polisi memanggil dan menyeret Amien Rais dalam kasus tersebut.

"Konstruksi logika dari pemanggilan Pak Amien sebagai saksi itu lemah sekali," ujar Dradjad Wibowo saat dihubungi, Selasa (9/10/2018).

Baca: Ini Alasan Polisi Periksa Amien Rais dalam Kasus Ratna Sarumpaet

Dradjad Wibowo mengatakan, bila polisi menggunakan pasal 14 ayat 1 UU No 1 tahun 1946 dalam memanggil Amien Rais sebagai saksi, seharusnya aturan serupa juga diterapkan kepada kasus ributnya menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan Kabulog Budi Waseso soal impor beras.

"Mengapa Polri tidak menggunakannya untuk memanggil Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kabulog Buwas ketika keduanya ribut besar di media hingga keluar kata-kata 'matamu'?" Kata Dradjad Wibowo.

Dradjad Wibowo juga mempertanyakan kasus Ratna digolongkan sebagai 'keonaran di Kalangan Rakyat', sedangkan masalah impor beras tidak. Padahal, menurutnya beras menyangkut hajat hidup orang banyak.

Baca: Kata Novel Bamukmin, Besok 10 Ribu Alumni 212 Bakal Kawal Pemeriksaan Amien Rais

"Silakan dicek sendiri, apakah ada kebohongan dalam masalah beras ini?" ucapnya.

Dradjad Wibowo juga mempertanyakan pemanggilan Amien Rais sebagai saksi karena dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong. Sebab, foto dan narasi wajah lebam Ratna Sarumpaet sudah viral di media sosial, jauh sebelum Amien Rais bertemu Ratna Sarumpaet lalu konferensi pers menyikapi kabar penganiayaan tersebut.

"Kalau Polri perlu saksi, ya carilah orang yang tahu tentang awal tersebarnya foto dan narasi tersebut. Bukan Pak Amien dan kawan-kawan yang sebenarnya juga korban kebohongan RS dan tahunya tergolong paling akhir," tuturnya.

Baca: 3.284 Polisi Siap Amankan Alumni 212 yang Kawal Pemeriksaan Amien Rais

Meskipun demikian, Dradjad Wibowo mengatakan Amien Rais akan hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus kebohongan Ratna Sarumpaet pada Rabu (10/10/2018) hari ini.

Menurutnya, penyidik akan menyesal telah menyeret Amien Rais dalam kasus tersebut.

"Besok Pak Amien akan hadir ke Polda. Saya yakin Polda akan menyesal telah memanggil Pak Amien dengan tidak profesional. Jangan salahkan Pak Amien lho Pak Polisi," paparnya.

Amien Rais merupakan salah satu dari 17 orang yang ikut dilaporkan sejumlah elemen masyarakat, karena diniliai mengamplifikasi kebohongan Ratna Sarumpaet. Dari 17 orang yang dilaporkan tersebut, baru Amien Rais yang dipanggil penyidik polisi. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help