Pencurian Mobil

Kelompok Roro Jonggrang Jadi Penadah Mobil Curian Ditahan di Polsek Tangerang

"Kami berhasil mengamankan para penadah mobil hasil curian ini yang menyebut dirinya kelompok Roro Jonggrang,"

Kelompok Roro Jonggrang Jadi Penadah Mobil Curian  Ditahan di Polsek Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Empat penadah mobil curian yang tergabung dalam kelompok Roro Jongrang ditahan di Polsek Tangerang, Rabu (10/10/2018). 

WARTA KOTA, TANGERANG --- Pelaku penggelapan dan pencurian mobil dibekuk petugas Polsek Tangerang, Jumat (5/10/2018). Pelaku terlibat dalam jaringan terstruktur dalam melakukan aksinya.

Kapolsek Tangerang, Kompol Ewo Samono menjelaskan, kasus tersebut berawal dari laporan korban bernama Herman (32).

Mobil Honda Mobilio milik korban hilang dibawa kabur pelaku bernama Okta (32) di kediaman korban di Cluster Perancis Blok FB-3 Moderland RT 001/ RW 07 Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Modus operandi yang dilakukan pelaku yaitu mencuri kunci mobil yang ada di ruang tamu korban. Lalu membawa kabur mobil korban.

Baca: Polisi Gulung Dua Pelaku Pencurian Mobil Setelah Lakukan Penyamaran Dua Pekan

Polisi pun melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan memburu keberadaan pelaku.

"Hasilnya, tersangka Okta akhirnya kami tangkap di tempat persembunyiannya pada Jumat (5/10/2018) di Jelambar, Jakarta Barat," ujar Ewo di Mapolsek Tangerang, Rabu (8/10/2018).

Dari hasil penyelidikan petugas, mobil Honda Mobilio sudah dijual pelaku ke Lembang, Bandung, Jawa Barat. Petugas pun mengarah ke daerah Bandung.

"Kami berhasil mengamankan para penadah mobil hasil curian ini yang menyebut dirinya kelompok Roro Jonggrang," ucapnya.

Aparat juga menyita mobil-mobil dalam kasus lainnya antara lain perkara penipuan penggelapan mobil rental mobil Toyota Avanza dan Suzuki Ertiga.

Baca: Aksi Pencurian Mobil Mewah Terungkap Meski Sempat Dibawa Kabur Hingga 7 Jam

Selain itu, di tempat persembunyian kelompok Roro Jonggrang juga ditemukan mobil Nissan Grand Livina yang tidak dapat ditunjukkan alat bukti kepemilikannya.

"Mobil-mobil hasil kejahatan dilengkapi dengan STNK kemudian dijual ke penadah dengan harga variasi antara Rp 30 juta - 40 juta," kata Ewo.

Dalam kasus tersebut, petugas  mengamankan empat orang penadah. Mereka adalah Deni, Heriyanto, Ari, dan Ridwan yang langsung digelandang ke Mapolsek Tangerang.

"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka-tersangka ini," ujarnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved