Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Tembus 67 Juta Orang pada Akhir 2018

Sebelumnya, pada 2017 jumlah pergerakan pesawat hingga kuartal III sebanyak 331.636 pergerakan.

Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Tembus 67 Juta Orang pada Akhir 2018
Warta Kota/Nur Ichsan
Calon penumpang pesawat memadati pintu masuk keberangkatan Terminal 1 B, Bandara Soekarno Hatta, Selasa (12/6/2018). 

PERTUMBUHAN jumlah penumpang terus terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Jumlah pergerakan penumpang dan pesawat di bandara yang berada dalam pengelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) itu mengalami lonjakan.

Total penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada akhir tahun ini diprediksi mencapai 67 juta orang lebih.

Baca: Sodetan di Kalimalang akan Digeser untuk Jaga Pasokan Air Baku Kota Bekasi, Biayanya Rp 12 Miliar

“Untuk pergerakan pesawat dari Januari hingga September 2018 realisasi pertumbuhan rata-rata mencapai 5 %. Sedangkan untuk pertumbuhan penumpang rata-rata mencapai 7%,” terang M Suriawan Wakan, Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (10/10/2018).

Sebelumnya, pada 2017 jumlah pergerakan pesawat hingga kuartal III sebanyak 331.636 pergerakan. Sedangkan pada 2018 dengan periode yang sama, yakni hingga September, mencapai 348.623 pergerakan.

Ada pun data penumpang pada 2017 menurut M Suriawan Wakan, hingga September 2017, sebanyak 46.617.678 jiwa. Sedangkan realiasi pergerakan penumpang sejak Januari hingga September 2018 sebanyak 49.850.821 jiwa.

Baca: Situs skandalsandiaga.com Muncul, Fadli Zon: Pasti Buatan Pusat Hoaks Nasional

M Suriawan Wakan memproyeksikan, pertumbuhan pergerakan pesawat hingga kuartal IV atau akhir tahun ini, akan berada dalam rentang 5,5% sampai 7%. Sedangkan untuk pergerakan penumpang prognosanya mencapai 7% sampai 8%. Dirinya berkeyakinan, baik pertumbuhan pergerakan pesawat dan penumpang, bisa tetap di atas angka tersebut.

Ia menjelaskan, Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta saat ini secara terus menerus mempercantik diri dengan berbagai teknologi, dan terus mewujudkan komitmen perusahaan guna mengakomodir pertumbuhan penumpang yang terus merangkak naik.

“Bandara Soekarno-Hatta saat ini tidak hanya sebuah bandara, tetapi juga area yang dapat menumbuhkan kreasi dalam industri teknologi digital. Berbagai fasilitas berteknologi canggih dan modern ada di bandara ini. Komitmen itu diwujudkan oleh PT Angkasa Pura II (Persero) dalam upaya menumbuhkan geliat perekonomian digital di Indonesia,” paparnya.

Baca: Ketua DPR: Tonton Film G30S/PKI Tak Perlu Keppres, Tinggal Tekan YouTube

Selain karena telah berteknologi modern, pertumbuhan di bandara ini terjadi juga karena adanya berbagai penyelenggaraan di Tanah Air, seperti haji, Asian Games, dan yang saat ini tengah berlangsung adalah Asian Para Games serta pertemuan IMF- World Bank Annual Meetings 2018.

“Kami berharap diujung akhir tahun 2018 ini, yakni Natal dan Tahun Baru, bisa mendongkrak wisatawan untuk datang dan berangkat dari bandara secara terus-menerus meningkat dan semakin bersaing sebagai bandara di dunia yang menjadi kebanggaan Negara Indonesia itu,” harap M Suriawan Wakan.

Selaras dengan peningkatan penumpang dan pesawat tersebut, ada lima kota domestik yang menjadi paling favorit, yakni Surabaya, Denpasar, Kualanamu, Makassar, dan Yogyakarta.

“Adap un lima kota besar Internasional pertama masih didominasi Singapura, kedua Kuala Lumpur, ketiga Jeddah, keempat Hong Kong, kelima Don Muang,” bebernya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved