Gugatan Ditarik Kembali, Akses Jalan ke Kecamatan Limo Depok Tetap Lumpuh 5 Bulan Ini

AKSES jalan menuju ke Kantor Kecamatan Limo sampai Rabu (10/10) ini atau sudah sekitar 5 bulan belakangan tetap masih lumpuh.

Gugatan Ditarik Kembali, Akses Jalan ke Kecamatan Limo Depok Tetap Lumpuh 5 Bulan Ini
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Akses jalan ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok, ditutup pagar beton selama 5 bulan terakhir ini.Penutupan dilakukan warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan yakni Suganda, sejak Selasa (10/4/2018) lalu dan masih terjadi hingga Rabu (10/10/2018). 

AKSES jalan menuju ke Kantor Kecamatan Limo, Depok, yang dipagar beton oleh warga yang mengklaim pemilik lahan yakni Suganda, sejak April 2018 lalu, sampai Rabu (10/10/2018) ini atau sudah sekitar 5 bulan belakangan tetap juga masih lumpuh.

Karenanya kendaraan roda empat yang menuju Kantor Kecamatan Limo masih juga tak dapat masuk, sampai ke halaman kantor. Sebab akses jalan ditutup pagar beton drum di sekitar 25 meter menjelang halamn kantor.

Akibatnya kendaraan roda empat diparkir di depan pagar atau agak jauh dari kantor kecamatan.

Padahal Pemkot Depok menargetkan akses jalan terbuka kembali, setelah melakukan gugatan kepemilikan lahan akses jalan tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Depok, Mei 2018 lalu.

Namun gugatan ditarik kembali oleh Pemkot Depok, setelah beberapa kali sidang, karena materi gugatan kurang kuat.

"Gugatan perdata Pemkot Depok atas penutupan jalan ke Kecamatan Limo sempat didaftarkan namun ditarik kembali karena materi kurang lengkap," kata Humas PN Depok Teguh, Rabu (10/10/2018).

Akses jalan ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok, ditutup pagar beton selama 5 bulan terakhir ini.Penutupan dilakukan warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan yakni Suganda, sejak Selasa (10/4/2018) lalu dan masih terjadi hingga Rabu (10/10/2018).
Akses jalan ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok, ditutup pagar beton selama 5 bulan terakhir ini.Penutupan dilakukan warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan yakni Suganda, sejak Selasa (10/4/2018) lalu dan masih terjadi hingga Rabu (10/10/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Karenanya PN Depok menunggu gugatan baru jika memang Pemkot Depok ingin memperkuat dan melengkapi gugatannya.

Sementara itu Suganda, warga yang mengklaim pemilik lahan dan melakukan pemagaran beton di akses jalan Kecamatan Limo, mengaku tidak heran Pemkot Depok menarik gugatannya kembali.

Sebab sejak awal Suganda menilai gugatan Pemkot Depok atas lahan yang diklaim miliknya adalah ngawur.

Menurutnya bukti kepemilikan lahan berupa sertfikat hak milik lahan, dimiliki pihaknya atas nama ayahnya Joyo.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help