Sejak Lima Bulan Dibuka, Sudah 9.087 Wisatawan Kunjungi Dermaga Labirin Pulau Pramuka

Dermaga Labirin yang berada di sebelah timur Pulau Pramuka itu menyajikan sembilan wahana menarik, antara lain tracking mangrove

Sejak Lima Bulan Dibuka, Sudah 9.087 Wisatawan Kunjungi Dermaga Labirin Pulau Pramuka
Pengunjung ikut menanam pohon bakau di kawasan Dermaga Labirin, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu. (Foto: Kominfo Kabupaten Kepulauan Seribu) 

TARGET peningkatan kunjungan wisatawan menuju Pulau Seribu, khususnya Pulau Pramuka tercapai.

Tercatat, terdapat sebanyak 9.087 wisatawan terdata telah mengunjungi Dermaga Labirin dan Tracking Mangrove hingga awal Oktober 2018.

Hal itu disampaikan Kepala SPTN Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kusminardi.

Disebutkannya, pasca diresmikan Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah pada 19 April 2018 lalu, jumlah pengunjung sarana dan prasarana wisata yang berada di kawasan Balai Taman Nasional Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kabupaten kepulauan Seribu itu kian ramai.

Jumlah kunjungan pun diungkapkannya terus meningkat pasca dermaga Labirin dibuka untuk umum, setiap akhir pekannya rata-rata pengunjung yang datang mencapai ratusan wisatawan yang lebih didominasi oleh wisatawan nusantara.

"Total pengunjung yang menikmati Sarpas wahana wisata berjumlah 9.087 orang. Wisatawan lokal 9.047 orang dan wisatawan mancanegara 40 orang," kata Kusminardi dihubungi pada Senin (8/10/2018).

Pengunjung menyaksikan penanaman pohon bakau di kawasan Dermaga Labirin, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu. (Foto: Kominfo Kabupaten Kepulauan Seribu)
Pengunjung menyaksikan penanaman pohon bakau di kawasan Dermaga Labirin, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu. (Foto: Kominfo Kabupaten Kepulauan Seribu) ()

Tidak hanya pemandangan yang indah, ramainya wisatawan juga dikarenakan tiket yang terjangkau.

Wisatawan lokal hanya harus membayar tiket masuk kawasan Dermaga Labirin sebesar Rp 5.000 per orang pada setiap hari Senin hingga Jumat, sedangkan hari Sabtu dan Minggu tiket dibanderol seharga Rp 7.500 per orang.

Sementara tiket masuk bagi wisatawan manca negara dipatok seharga Rp 150.000 per orang, mulai dari hari Senin hingga Minggu.

"Wisatawan bisa menikmati fasilitas wahana wisata di antaranya tracking, jembatan, labirin mangrove, arena snorkeling, arena diving, kolam renang, tempat sarana untuk berjemur flying fox dan lainnya," tutup Kusminardi.

Seperti diketahui sebelumnya, Dermaga Labirin yang berada di sebelah timur Pulau Pramuka itu menyajikan sembilan wahana menarik, antara lain tracking mangrove, labirin mangrove, arena snorkeling, diving, kolam renang, wall climbing, flying fox, dermaga labirin dan pantai berpasir tempat sarana untuk berjemur.

Seluruh wahana tersebut katanya dibangun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI) lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 8,4 miliar.

Pengunjung menyaksikan penanaman pohon bakau di kawasan Dermaga Labirin, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu. (Foto: Kominfo Kabupaten Kepulauan Seribu)
Pengunjung menyaksikan penanaman pohon bakau di kawasan Dermaga Labirin, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu. (Foto: Kominfo Kabupaten Kepulauan Seribu) ()

Anggaran tersebut juga digunakan untuk konservasi mangrove di sebelah selatan Pulau Pramuka. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help