Gempa Donggala Palu

Lampu Sollar Sell Produksi SMK Binaan Honda Terangi Lokasi Pengungsian

Jaya Buana Smart Light adalah salah satu hasil karya siswa SMK Binaan Wahana Honda yang terletak di wilayah Tangerang.

Lampu Sollar Sell Produksi SMK Binaan Honda Terangi Lokasi Pengungsian
Istimewa
LAMPU darurat sollar sell Buana Smart Light, karya para siswa SMK Jaya Buana, salah satu SMK binaan Honda Wahana. 

BELUM kering air mata saudara kita di Lombok akibat gempa bumi, bencana alam yang lebih besar kembali terjadi. Kali ini masyarakat Palu, Sulawesi Tengah terkena bencana tsunami dan gempa.

Hingga kini seribuan orang terdata meninggal dunia. Jumlah itu disebut akan terus bertambah.

Meringankan derita korban bencana alam Palu, Rabu (3/10/2018), Yayasan Wahana Artha (YWA) sambangi redaksi Harian Republika di Buncit Jakarta Selatan untuk salurkan bantuan korban gempa dan tsunami Palu Donggala.

PESERTA dan guru pembimbing berfoto bersama karya mereka, lampu darurat sollar sell Pembeimbing foto  dengan karya mereka
PESERTA dan guru pembimbing berfoto bersama karya mereka, lampu darurat sollar sell Pembeimbing foto dengan karya mereka (Istimewa)

Bantuan senilai 250 juta tersebut disalurkan langsung melaui Dompet Peduli Republika oleh Ketua Umum Yayasan Wahana Artha Ronnal Prawira diterima oleh Direktur Utama Republika, Agoosh Yoosran dan didampingi Ingrid Firmansyah selaku perwakilan anak usaha dari Wahana Artha Group (WAG).

“Sebelumnya kami juga menyalurkan donasi kepada korban bencana Gempa Lombok, kesedihan kembali melanda saudara kita di Palu dan Yayasan Wahana Artha merasa perlu untuk berikan bantuan kemanusiaan ini,” papar Ronnal.

Selain menyalurkan bantuan, Yayasan Wahana Artha juga akan memberikan donasi dengan nilai yang sama melalui perwakilan Main Dealer Sepeda Motor Honda wilayah Palu, Sulawesi Tengah.

Bantuan–bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan korban bencana alam melewati masa kritis paska bencana gempa dan tsunami.

YWA berikan kewenangan penuh kepada kedua penyalur bantuan untuk digunakan untuk bagi masyarakat Palu dan Donggala yang tinggal di tempat pengungsian sementara.

Lampu

“Sama seperti bantuan di Lombok lalu, kali ini kami juga akan berikan bantuan lampu darurat sollar sell Buana Smart Light untuk digunakan sebagai penerangan di malam hari,” tutur Ronnal.

"Selain itu, pemberian lampu, yang menjadi juara dalam kontes Astra Honda Best Student 2018 itu dapat bermanfaat untuk memberikan penerangan serta sumber pengisian telepon seluler," imbuhnya.

Jaya Buana Smart Light adalah salah satu hasil karya siswa SMK Binaan Wahana Honda yang terletak di wilayah Tangerang.

RAMAH taman Yayasan Wahana Artha dan tim Redaksi Harian Republika.
RAMAH taman Yayasan Wahana Artha dan tim Redaksi Harian Republika. (Istimewa)

Lampu ini tercipta setelah adanya kompetisi regional yang digelar Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) dan Yayasan Wahana Artha  ‘menantang’ 53 SMK Binaan untuk menghasilkan karya dengan mengolah limbah yang ada di bengkel sekolah mereka dan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di wilayah Jakarta Tangerang.

“Tidak disangka ide mengolah limbah dan sentuhan teknologi sollar sel SMK Jaya Buana berhasil menjadi pemenang dalam kontes dan kini juga dapat bermanfaat digunakan untuk masyarakat yang terkena bencana alam di Lombok dan Palu untuk mengatasi masalah pencahayaan di malam hari,” ucap Ronnal.

Ia tambahkan, semoga masyarakat yang terkena bencana alam diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini dan dapat bangkit dengan segera. (*)

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help