Aturan Tamu 1x24 Jam Wajib Lapor RT Tidak Bisa Dianggap Remeh, Ini Sanksinya

Plang bertulis "Tamu 1x24 Jam Harap Lapor RT" yang biasa ditemukan di sudut-sudut kawasan permukiman di Jakarta tidak boleh dianggap main-main.

Aturan Tamu 1x24 Jam Wajib Lapor RT Tidak Bisa Dianggap Remeh, Ini Sanksinya
istimewa
Tamu wajib lapor 1 x 24 jam 

PLANG bertulis "Tamu 1x24 Jam Harap Lapor RT" yang biasa ditemukan di sudut-sudut kawasan permukiman di Jakarta tidak boleh dianggap main-main.

Aturan wajib lapor tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, tepatnya berada di Pasal 57 perda tersebut.

"Itu ada di dalam Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum. Jika tidak lapor diri 1x24 jam, maka akan terkena sanksi tipiring," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/10/2018).

Dalam perda tersebut, diatur bahwa pendatang yang tidak melapor ke RT setempat bisa dikenakan sanksi pidana penjara maksimal 2 bulan atau denda maksimal Rp 20 juta jika terkena razia Satpol PP.

Baca: Pemprov DKI: Ratna Sarumpaet ke Chile Minta Bantuan Sponsor kepada Gubernur Anies Baswedan

Baca: VIDEO: Suasana Penangkapan Ratna Sarumpaet di Bandara

Di samping itu, pasal yang sama juga menyebutkan setiap pemilik rumah kos wajib melaporkan penghuninya kepada lurah melalui pengurus RT setempat secara periodik dan setiap penghuni rumah kontrak wajib melapor kepada lurah melalui pengurus RT setempat secara periodik.

Namun, peraturan tersebut rupanya belum banyak diketahui oleh mereka yang berstatus penghuni kos-kosan.

Nurmansyah, penghuni kos-kosan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara mengaku tidak mengetahui bahwa kewajiban lapor tercantum di peraturan daerah.

"Saya enggak tahu kalau ada aturannya di perda, saya tahunya ya cuma aturan dari RT aja kalau harus lapor pas baru masuk," kata Nurmansyah.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara Erik Polim menyatakan, penghuni kos dan kontrakan wajib tertib administrasi agar pengurus RT/RW bisa mengetahui siapa saja warga di wilayahnya.

"Ini penting sekali buat RT/RW dan kelurahan. Jadi siapa aja sih yang tinggal di situ, misalnya ada apa-apa dia sakit atau pun kecelakaan kami bisa data," kata Erik saat dihubungi Kompas.com.

Baca: Ini Daftar SIM dan Samsat Keliling di Jakarta, Depok dan Bekasi Hari Ini

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved