Tak Bisa Berikan Bukti, Roy Suryo Somasi Kemenpora

Tigor Simatupang, kuasa hukum Roy Suryo, kembali menyambangi Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018) siang.

Tak Bisa Berikan Bukti, Roy Suryo Somasi Kemenpora
TRIBUNNEWS/FX ISMANTO
Menteri Pemuda dan Olah Raga (Mempora) Roy Suryo mengunjungi Kantor Tribunnews di Jakarta, dalam acara Dialog dan Live Chat, Kamis (20/3/2014). 

TIGOR Simatupang, kuasa hukum Roy Suryo, kembali menyambangi Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018) siang.

Kedatangan Tigor Simatupang kali ini bukan untuk meminta bukti, melainkan memberikan surat somasi, lantaran bukti-bukti yang dimintanya tak satu pun diberikan oleh Kemenpora.

“Kemenpora hanya seolah-olah menuduh saja, tapi bukti yang kita minta mereka tidak bisa kasih lihat. Mereka tidak bisa buktiin, bukti apa pun mereka tidak bisa kasih lihat ke kita,” kata Tigor Simatupang.

Tigor Simatupang, kuasa hukum Roy Suryo, memegang surat somasi yang ditujukan kepada Kemenpora, Rabu (3/10/2018).
Tigor Simatupang, kuasa hukum Roy Suryo, memegang surat somasi yang ditujukan kepada Kemenpora, Rabu (3/10/2018). (TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID)

“Hanya ini cuma ngomong-ngomong aja kan di media, Kemenpora ngomong Pak Roy begini, Pak Roy begitu, tapi buktinya sampai sekarang tidak ada. Kita sudah minta dan berapa lama kita datangin ke sini, tidak ada buktinya. Kita minta selesaikan atau kita bertindak hukum,” tegasnya.

Tigor Simatupang bersama rekannya pun kembali menegaskan bahwa kedatangannya kali ini hanya untuk memberikan surat somasi kepada Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

Baca: Sesmenpora: Roy Suryo Belum Kembalikan Satu Barang pun

“Kalau dia (Sesmenpora) mau (ketemu) kalau tidak mau juga tidak apa-apa. Ini cuma kasih somasi sampai tujuh hari ke depan kalau tidak kita tindak hukum,” ujar Tigor Simatupang sembari menunjukkan surat somasi yang dipegang oleh rekannya.

Masalah ini bermula ketika Kemenpora menyurati Roy Suryo untuk mengembalikan 3.226 aset yang masih ada di eks Menpora itu. Langkah Kemenpora tersebut merupakan tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (Abdul Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved