Gempa Bumi

Soal Gempa Megathrust Pulau Jawa, Khususnya Jakarta, Ini Penjelasan BMKG

Pesan tersebut mengatakan bahwa BMKG menyebut Pulau Jawa khususnya Jakarta diperkirakan akan diguncang gempa dengan kekuatan 8,9.

Soal Gempa Megathrust Pulau Jawa, Khususnya Jakarta, Ini Penjelasan BMKG
Istimewa
ILUSTRASI Hoaks (hoax) 

- Gula Aren

- Penyuling air bersih dan Galon ukuran 2 - liter air

- Peralatan medis pribadi anak dan keluarga

- Peluit

- Dan sebagainya yg dianggap penting Simpan dalam 1 tas yang mudah di jangkau jika tiba - tiba terjadi gempa.

Siaga dan Waspada.

Latihlah anak batita dan balita dan para sahabat difabel cara menyelamatkan diri dari gempa dalam bentuk permainan dan simulasi secara berkala.

Mari simak infonya dari berikut ini. https://www.youtube.com/watch?v=giIoDeqv7Qo Semoga kita sekeluarga selalu dalam lindungan Allah. Aamiin Yaa Robb ????

Tanggapan BMKG

Jika ada yang masih percaya kabar ini, perlu ditekankan lagi hingga saat ini belum ada alat pendeteksi gempa yang dapat meramalkan adanya gempa dalam beberapa waktu ke depan, baik di Indonesia maupun luar negeri belum ada alat secanggih itu.

Untuk itu, Daryono kembali menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak mempercayai isu-isu terkait gempa megathrust yang berkekuatan besar.

"Jangan mudah percaya pada berita bohong yang dikeluarkan oleh mereka yang tidak bertanggung jawab," imbuhnya.

Sebaliknya, masyarakat hanya melihat dan mengkonfirmasi dari BMKG. Karena lembaga ini merupakan satu-satunya yang memonitor gempa di Indonesia.

"Kedua, kenali informasi hoaks. Di mana ada tidak sumber yang jelas, contact person-nya, lembaga (yang memberikan informasi) apa, petugas official yang bisa dihubungi ada atau tidak. Kalau semua itu tidak ada, cukuplah putuskan pesan dan tidak usah ditanggapi," jelas Daryono.

Ia juga berharap agar masyarakat bijak dalam menggunakan ponsel agar tidak menjadi agen untuk menyebarkan berita bohong makin meluas.

"Itu sebenarnya perbuatan tidak bertanggung jawab. Jadi kita harus menghentikan dengan cara tidak menyebar berita bohong. Pastikan berita dari lembaga resmi dan kalau ada apa-apa sebaiknya konfirmasi," pesan Daryono.

Dengan adanya pesan dan berita hoax yang terus menjamur, mari kita sadar, aware, dan dewasa terkait berita yang tidak jelas asal-usulnya. (Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Ramalan Gempa Megathrust, BMKG Beberkan Penjelasannya"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved