Keinginan Warga Rusun Penjaringan Direlokasi ke Rusun Kemayoran Sulit Terwujud

Meli menambahkan pihaknya telah memberikan opsi lain kepada warga yakni dengan merelokasi ke beberapa rusun milik Pemprov DKI

Keinginan Warga Rusun Penjaringan Direlokasi ke Rusun Kemayoran Sulit Terwujud
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kondisi Rusunawa Penjaringan, Rabu (3/10). 

KEINGINAN warga Rusunawa Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara yang terdampak proyek revitalisasi tahap II untuk direlokasi ke Rusun Kemayoran sulit terwujud.

Hal itu terkait dengan kepemilikan aset tersebut. 

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti menjelaskan sulit untuk merealisasikan keinginan warga yang ingin direlokasi ke Wisma Atlet dan Rusunawa Kemayoran karena bukan aset Pemprov DKI Jakarta. 

“Perumnas itu untuk komersil, sementara Wisma Atlet kan punya negara,” ucap Meli, Rabu (3/10). 

Meli menambahkan pihaknya telah memberikan opsi lain kepada warga yakni dengan merelokasi ke beberapa rusun milik Pemprov DKI Jakarta yang kosong.

Nantinya warga akan dipindahkan ke tempat itu, sembari menunggu proses pembangunan selesai. 

Kondisi Rusunawa Penjaringan, Rabu (3/10).
Kondisi Rusunawa Penjaringan, Rabu (3/10). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

“Semuanya ada di utara dan timur Jakarta. Kami cuman bisa mengakomodir yang menjadi wilayah kami,” tutup Meli.

Sekadar informasi, revitalisasi tahap II Rusunawa Penjaringan akan dilakukan pada tahun 2019 mendatang.

Sebanyak 10 blok (A, B, C, D, H, I, J, K, L, M) yang terdiri dari 978 unit dengan 4.160 penghuni Rusunawa Penjaringan terdampak revitalisasi.

Revitalisasi tahap II Rusunawa Penjaringan akan membangun sebanyak 4 tower dimana setiap towernya terdiri dari 20 lantai.

Luas unitnya pun akan ditambah dari sebelumnya 18 meter persegi, menjadi 36 meter persegi. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved