Pertahankan Seni Budaya Tari, TMII Gelar Lomba Tari Tradisional Antar-Provinsi

Dalam upaya mempertahankan seni tari yang ada di Indonesia, TMII mengelar lomba tari diikuti puluhan peserta dari berbagai Provinsi.

Pertahankan Seni Budaya Tari, TMII Gelar Lomba Tari Tradisional Antar-Provinsi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah peserta lomba tari tradisional menampilkan bakatnya dalam perlombaan di TMII. 

DALAM upaya mempertahankan seni tari yang ada di Indonesia saat ini, Taman Mini Indonesia Indah mengelar lomba tari yang diikuti puluhan peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Para penari yang hadir, mempertunjukan bakat tarinya di hadapan dewan juri untuk dinilai kebakatannya.

Para peserta yang mayoritas masih duduk di bangku sekolah ini, menampilkan seni tari yang membuat decak kagum para penonton.

Kepala Bagian Diklat dan Pembinaan Potensi Bidang Program Budaya TMII, Endang Sari Dewi mengatakan kegiatan ini selain lomba juga menyerahkan tanda lulus yang biasa dilakukan secara rutin setahun dua kali.

"Jadi ini Lomba penyaji tari tradisional kreasi tradisi nusantara, sekaligus menyerahan tanda lulus bagi peserta tari yang mengikuti ujian. Kurang lebih peserta yang ikut sebanyak 520 siswa di berbagai sanggar," kata Endang, Minggu (30/9/2018).

Menurut Endang, sebelum melalui tahapan tanda lulus ini, setiap sanggar mengirimkan para penari untuk di perlombakan.

Tak hanya sanggar di Jabodetabek, kegiatan ini juga di hadiri oleh para sanggar dari luar daerah.

Kurang lebih sebanyak 40 sangar yang mengikuti kegiatan ini, tentunya dengan kegiatan ini pihaknya memberikan wadah, bagi para peserta tari untuk menujukan bakatnya.

"Jadi para penari-penari ini akan mendaptakan sertifikat kenaikan tingkat, tentunya hal itu agar mereka terus mengembangkan bakatnya di luar sana nanti," katanya.

Potensi Tari yang ada di Indonesia, menurut Endang saat ini cukup banyak peminatnya, hal itu diungkapkan karena banyaknya peserta yang setiap tahunnya terus mengalami peningkatan yang ikut serta dalam lomba ini.

"Kalo di lihat saat ini, seni tari itu peminatnya cukup besar, bahkan peserta setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan, tentunya kita sangat mengapresiasu hal ini, supaya budaya seni tari itu tetap eksis," katanya.

Sangat senang

Sementara itu, Rina (16) salah satu peserta tari dari Surabaya yang ikut serta dalam kegiatanan ini mengaku sangat senang.

Pasalnya, dengan adanya perlombaan ini, dapat menjadikan tolak ukur kemampuannya, sehingga dapat mengembangkan potensinya, guna mengikuti perlombaan di luar.

"Kita hari ini menampilkan Tari Pojok Pasar Kembang dari Surabaya. Pastinya seneng ya, karena dengan kegiatan ini, kita diberikan wadah untuk menampilkan bakat kita. Harapnya pastinya, kegiatan ini sering-sering digelar," katanya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved