Akun Facebook Istri Wakil Wali Kota Bekasi Diretas, Semua Temannya Dimintai Uang

Akun Facebook milik istri Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, diretas pihak yang tidak bertanggung jawab.

Akun Facebook Istri Wakil Wali Kota Bekasi Diretas, Semua Temannya Dimintai Uang
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Kiri-kanan: Wali Kota Bekasi terpilih Rahmat Effendi bersama istri, Gunarti Effendi dan Dwi Setiawati Adhianto Tjahyono dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, sesaat sebelum dilantik menjadi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Bekasi periode 2018-2023 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/9/2018) pagi. Tampak Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) milik Rahmat tidak secerah milik Tri Adhianto karena dibuat sejak 2016 lalu. 

AKUN Facebook milik istri Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, diretas pihak yang tidak bertanggung jawab.

Akun bernama Wiwiek Hargono ini bahkan meminta sejumlah uang lewat ruang percakapan, atau Facebook Messenger yang ada di media sosial tersebut.

Saat apel upacara di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (27/9/2018) pagi, Tri Adhianto Tjahyono mengungkapkan, sudah lima hari akun Facebook istrinya, Dwi Setiawati Adhianto Tjahyono, diretas orang lain. Bahkan, peretas meminta sejumlah uang kepada teman-teman Wiwiek di Facebook.

Baca: Rizieq Shihab Dikabarkan Tidak Boleh Keluar dari Arab Saudi, GNPF Ulama Mengadu ke Fadli Zon

"Ada yang meminta uang Rp 2 juta, Rp 3 juta, dan bahkan Rp 5 juta," kata Tri Adhianto Tjahyono di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis pagi.

Menurut dia, selain meminta uang, peretas juga menyertakan nomor rekening dan nomor telepon penerima bantuan dana itu. Atas kejadian ini, Tri Adhianto Tjahyono sudah berupaya melapor ke pihak penyedia jasa jaringan internet atau provider, namun mereka tidak mampu menanganinya. Dia kemudian melapor ke pengelola Facebook, namun mereka juga tidak bisa menanganinya.

Sebab, katanya, peretas tidak hanya menyusup Facebook, namun juga telah membobol akun e-mail (surat elektronik) sang istri, yang menjadi dasar persyaratan memiliki medsos.

Baca: Bertemu Keturunan Nabi Muhammad di Palu, Ustaz Abdul Somad Merasa Seperti Handphone yang Baru Dicas

"Kita sudah lapor ke pihak e-mail, namun mereka membutuhkan waktu 3x24 jam (tiga hari), sehingga sampai besok (Jumat 28/9/2018) permintaan uang pasti masih tetap ada," jelasnya.

Karena itu, Tri Adhianto Tjahyono mengimbau bagi siapa saja yang berteman dengan istrinya di Facebook, agar berhati-hati bila ada permintaan bantuan dana.

"Apabila ada yang diminta bantuan dana, itu tidak benar. Saya katakan sekali lagi bahwa itu tidak benar alias diretas orang yang tidak bertanggung jawab," tegas Tri Adhianto Tjahyono.

Baca: Ketua DPRD DKI Berikan Buku Pedoman Kebijakan Ahok kepada Rombongan PKS

Dia menambahkan, terakhir kali pengalaman pahit itu terjadi pada Rabu (26/9/2018) malam. Sekitar 15 orang ada yang mempertanyakan langsung ke Tri Adhianto Tjahyono dan istrinya, terkait permintaan bantuan dana itu.

"Yang paling masif tadi malam, ada sekitar 15 orang yang mengeluh dan bertanya apa betul saya dan istrinya meminta uang. Bahkan, adik ipar dan adik kandung saya saat itu dikirimin permintaan bantuan dana," ungkapnya.

Selain melapor ke penyedia jasa media sosial dan e-mail, Tri Adhianto Tjahyono juga berkoordinasi dengan Mapolrestro Bekasi Kota untuk membantu mencari pelakunya. Dia berharap kasus ini terungkap, karena bisa mencemarkan nama baiknya.

Baca: Roro Fitria Beli Sabu 2,4 Gram Seharga Rp 5 Juta dari Fotografernya

"Saya minta kepada aparatur yang telah dimintakan bantuan dana, agar tidak mengirim uangnya dan segera melapor," pintanya.

Dalam kesempatan itu, Tri Adhianto Tjahyono juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi. Dia khawatir peretas juga meminta sejumlah uang ke aparatur lewat pertemanan dengan istrinya di Facebook.

"Saya menyampaikan permohonan maaf, kalau bapak-ibu sekalian yang berteman dengan istri saya di Facebook, dimintakan sejumlah uang, karena hampir semua orang yang menjadi teman di Facebook dimintakan duit," paparnya. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved