Edy Rahmayadi Harap Kasus Haringga Sirila Yang Terakhir, Dirut Persija Sebut Cuma Klise

Edy Rahmayadi beberapa kali berharap Kasus Haringga Sirila yang terakhir. Dirut Persija justru menyebut klise.

Edy Rahmayadi Harap Kasus Haringga Sirila Yang Terakhir, Dirut Persija Sebut Cuma Klise
youtube Indonesia Lawyers Club
Dirut Persija Gede Widiade dan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi 

KETUA Umum PSSI, Edy Rahmayadi, beberapa kali mengungkapkan belasungkawa atas tewasnya Jakmania Haringga Sirila karena dikeroyok oknum bobotoh.

Edy Rahmayadi juga beberapa menyampaikan harapannya bahwa peristiwa yang menimpa Haringga Sirila adalah peristiwa yang terakhir kali.

Edy Rahmayadi mengucapkan harapannya itu di beberapa kesempatan, salah satunya adalah ketika diwawancarai presenter KompasTV, Aiman, lewat sambungan satelit.

Berikutnya Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, berujar lebih keras dan tegas ketimbang Edy Rahmayadi

Bahkan Dirut Persija Gede Widiade melontarkan sebuah ungkapan yang entah maksudnya menyindir Edy Rahmayadi atau bukan sindiran.

Edy Rahmayadi di ILC
Edy Rahmayadi di ILC (youtube Indonesia Lawyers Club)

Dirut Persija Gede Widiade mengungkapkan itu dalam program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TVOne, Selasa (25/9/2018).

Saat diberi kesempatan bicara, Dirut Persija Gede Widiade mengawali dengan berujar bahwa dirinya sudah tidak mau terlalu banyak bicara karena sudah banyak yang berbelasungkawa. 

"Mungkin saya tidak terlalu banyak bicara karena sudah banyak yang belasungkawa dan banyak yang mengatakan mungkin tidak akan terulang lagi, tapi nyatanya terulang," kata Gede Widiade di acara ILC.

Menurut Dirut Persija Gede Widiade, dalam peristiwa kemarin ada beberapa hal positif dimana polisi cepat bergerak sehingga tensi Jakmania cepat menurun.

Kini, kata Dirut Persija Gede Widiade, yang paling penting adalah merumuskan sanksi yang mampu memberi efek jera kepada suporter dan klub.

Gede Widiade
Gede Widiade (bola.net)
Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help