Ma'ruf Amin Mau Dekati Ahoker Setelah Dengarkan Saran Nusron Wahid

Ma'ruf Amin pernah menjadi saksi di sidang saat Ahok menjadi terdakwa kasus penistaan agama dan sempat dihina Ahok.

Ma'ruf Amin Mau Dekati Ahoker Setelah Dengarkan Saran Nusron Wahid
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Kedua pasangan calon (paslon) nomor 1 Joko Widodo-Maruf Amin serta paslon nomor 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mulai diarak mengelilingi Monas, Minggu (23/9/2018). 

CALON wakil presiden nomor urut 1, Ma'ruf Amin, menyatakan, dia siap untuk bertemu secara khusus dengan pendukung mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hal itu dikatakan Ma'ruf usai bertemu relawan Nusantara di rumahnya di Jakarta Utara, Senin (24/9/2018).

Relawan Nusantara yang dimotori politisi Partai Golkar Nusron Wahid merupakan pendukung Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Seusai pertemuan yang berlangsung tertutup, Ma'ruf mengatakan, dari perbincangan dengan Nusron terkuak dugaan bahwa relawan pendukung Ahok melihat masa lalunya sebagai Ketua MUI.

Seperti diketahui, Ma'ruf pernah menyatakan pendapatnya terkait kasus penodaan agama yang meyeret Ahok.

Namun, menurut Ma'ruf, sesungguhnya dirinya tak ada persoalan apa pun dengan pihak mana pun.

"Buat saya sekarang, saya harus bergaul dengan semua pihak untuk keutuhan bangsa, keutuhan bangsa harus kita nomor satukan," kata Ma'ruf seperti wawancara yang ditayangkan Kompas TV, Senin (24/9/2018).

Ma'ruf mengaku, didorong Nusron Wahid untuk bertemu pendukung dan relawan Ahok.

Mantan Rais Aam PB NU ini pun mengaku siap untuk bertatap muka dengan pendukung mantan Bupati Belitung Timur, Bangka Belitung, itu.

"Mungkin, Pak Nusron juga ingin saya bertemu dengan mereka (pendukung Ahok) secara khusus, kalau secara umum di berbagai forum biasa. Mungkin secara khusus perlu ada pertemuan," ujar Ma'ruf.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help